Kompas.com - 24/04/2018, 20:40 WIB
Kawasan superblok 6,3 hektare ini nantinya akan dibangun apartemen yang terintegrasi dengan banyak fasilitas modern di kawasan premium Nagoya Batam. Dok Ciputra ResidenceKawasan superblok 6,3 hektare ini nantinya akan dibangun apartemen yang terintegrasi dengan banyak fasilitas modern di kawasan premium Nagoya Batam.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.comPT Ciputra Residence berhasil menjual 100 unit apartemen CitraPlaza Nagoya Batam dalam waktu 6 jam. Perjualan tower pertama CitraPlaza Nagoya itu membuktikan adanya pergeseran orientasi hunian masyarakat Kota Batam dari rumah tapak ke hunian bertingkat.

"Ini perubahan dinamika hidup di pusat kota dan ini menunjukkan tren positif," kata Liong Subur Kusuma, General Manager Marketing PT Ciputra Residence, Senin (23/4/2018). 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Subur menuturkan, ada tiga tipe unit ditawarkan di proyek ini, yakni studio, satu tempat tidur, serta dua tempat tidur. Harga yang ditawarkan sesuai tipe itu mulai Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar. 

Untuk mempercepat pemasaran, lanjut Subur, pihaknya menawarkan uang muka nol persen dengan angsuran mulai Rp3,5 juta per bulan. Tawaran tersebut ditujuan terutama untuk masyarakat yang ingin melakukan investasi jangka menengah dan panjang.

Subur optimistis pada semester pertama tahun ini sebanyak 708 unit apartemen di tower satu akan habis terjual.

"Sekarang ini sudah terjual 75 persen dan setelah itu akan kami buka tower kedua," ucap Subur.

Doni Priambodo, General Manager CitraPlaza Nagoya, sukses perjualan tower pertama CitraPlaza Nagoya ini memang tak lepas dari pergeseran orientasi hunian masyarakat Batam ke vertikal. Perubahan orientasi berhuni masyarakat kota industri itu juga karena meningkatnya wawasan masyarakat. 

"Kata kuncinya nyaman dan praktis untuk ditinggali, juga bisa menjadi instrumen investasi.Sejak diperkenalkan akhir tahun 2017 kemarin tanggapan yang datang positif, ini bisa terjadi terutama karena lokasinya di pusat belanja Nagoya," ujar Doni.

Doni mengatakan, kawasan superblok 6,3 hektare itu nantinya akan dibangun apartemen yang terintegrasi dengan banyak fasilitas, mulai pusat belanja, hotel, pusat olah raga, dan sebagainya.

"Rencananya, secara bertahap akan dibangun sembilan tower apartemen, satu tower hotel, dan, serta redevelopment pusat belanja," tambah Doni.
  
Terkait tahapan pembangunan, dia mengatakan, saat ini sedang berlangsung pengerjaan pondasi tower pertama dan kedua dan ditargetkan selesai pada September mendatang. Setelah itu dilanjutkan pembangunan konstruksi ritel podium dan vertical structure tower pertama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.