China Bakal Punya Air Terjun "Indoor" Setinggi Niagara

Kompas.com - 15/04/2018, 11:36 WIB
Eden Project oleh Grimshaw Architects DezeenEden Project oleh Grimshaw Architects

KOMPAS.com - Grimshaw Architects telah merilis gambar pertama dari Proyek Eden di Qingdao, salah satu dari enam pos terdepan dari objek wisata ekologi Cornish yang sedang dikerjakan.

Proyek Eden Qingdao, yang direncanakan terletak di pantai timur China, saat ini sedang dirancang oleh biro arsitektur asal Inggris tersebut sebagai bagian dari rencana ekspansi taman ekologi.

Dikelilingi air, taman senilai 150 juta poundsterling (Rp 2,9 triliun) akan menampilkan air terjun dalam ruangan terbesar di dunia.

Di ketinggian lebih dari 50 meter, air terjun akan kira-kira sama tingginya dengan Air Terjun Niagara di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada.

Taman ini akan dibangun di atas lahan reklamasi yang awalnya digunakan untuk produksi garam di pertemuan dua sungai di kota pantai, dengan terminal pelayaran Internasional yang baru saja dibuka.

Eden Project oleh Grimshaw ArchitectsDezeen Eden Project oleh Grimshaw Architects
"Proyek Eden Qingdao melanjutkan pendekatan kami untuk menciptakan struktur yang indah yang terinspirasi oleh efisiensi alam, dibuat unik dengan spesifikasi lokasi dan tema," ujar mitra di Grimshaw Architects, Jolyon Brewis.

Gambar itu terungkap ketika perjanjian pembangunan ditandatangani antara Eden Project International dan China Jinmao Holdings, yang menetapkan desain, konstruksi, dan istilah operasi untuk proyek tersebut.

Chief Executive Eden Project International David Harland, menggambarkan perjanjian itu sebagai langkah terbesar yang diambil untuk membuka Proyek Eden di China.

Pertama diumumkan pada 2015, rincian Eden Qingdao sekarang telah terungkap, dengan konstruksi yang dijadwalkan akan dimulai pada 2018 dan tanggal pembukaan ditetapkan pada 2020.

Grimshaw Architects mendesain Eden Project asli di bekas tanah liat di Cornwall, yang dibuka pada tahun 2001.

Eden Project oleh Grimshaw ArchitectsDezeen Eden Project oleh Grimshaw Architects
Saat ini, Grimshaw sedang mengerjakan empat Proyek Eden lanjutan di China meliputi taman di Qingdao, sebuah pos terdepan yang direncanakan untuk kota bersejarah Yan'an di China utara.

Dua proyek selanjutnya direncanakan di Jizhou, dekat kota pesisir Tianjin, dan Kebun Anggur Sheng Lu di Beijing.

Di luar China, Eden Project International dan Grimshaw Architects bekerja untuk menciptakan pos-pos di Australia dan Selandia Baru.

Rencana lebih lanjut akan diumumkan akhir tahun ini adalah sebuah taman di Timur Tengah. Sementara Eden Project International juga memiliki rencana untuk membuat taman selanjutnya di AS dan Irlandia Utara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Dezeen
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X