Kompas.com - 14/04/2018, 23:00 WIB

KOMPAS.com – Mahalnya harga sebuah rumah rupanya tak selalu berkaitan dengan desain dan ukuran dari rumah tersebut. Bahkan rumah bobrok yang telah terbakar sekalipun bisa ditaksir dengan harga fantastis apabila berada di lokasi yang tepat.

Seperti rumah bobrok yang berada di California, Amerika Serikat ini. Pemilik rupanya sengaja membiarkan kondisi rumah tetap seperti itu pasca kebakaran yang melandanya dua tahun lalu.

Meski demikian, rumah ini sudah ditawar hingga 1 juta dollar atau setara dengan Rp 13,7 miliar. Fantastis bukan?

Dilansir dari Nine, seorang agen properti Holly Barr dari Sereno Group menduga, tingginya harga rumah bobrok tersebut tidak dapat dari lokasinya yang strategis. Pasalnya, dalam waktu dekat Google berencana mengembangkan Google Village di sekitarnya.

Tak heran bila pemilik rumah memilih untuk mendiamkan dan meninggalkannya. Pemilik percaya lebih murah untuk meninggalkannya dalam keadaan seperti itu dari pada merubuhkan atau merenovasinya kembali dari awal.

Di samping itu, ada pula rencana pembangunan kawasan di sekitarnya, yang tentunya akan jauh lebih menguntungkan bila dijual.

Sejauh ini, sudah ada sepuluh peminat yang serius menawar rumah bobrok tersebut dengan harga fantastis.

Padahal, pada saat penawaran dibuka, saat itu baru dimulai dengan harga 799 ribu dollar AS atau setara dengan Rp 10,9 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Nine


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.