Pemerintah akan Membangun Ikon Baru Samosir

Kompas.com - 24/03/2018, 09:37 WIB
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Samosir Rudi Sabar M Siahaan Kementerian PUPRKepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Samosir Rudi Sabar M Siahaan

SAMOSIR, KOMPAS.com – Danau Toba telah ditetapkan pemerintah sebagai satu dari 12 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Guna mendukung hal tersebut, revitalisasi serta pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur terus dilakukan.

Salah satunya membangun jembatan Tano Ponggol. Pembangunan jembatan diperlukan karena saat ini tengah dilaksanakan revitalisasi terusan Tano Ponggol, sehingga jembatan yang ada harus dipanjangkan.

Terusan Tano Ponggol saat ini hanya memiliki lebar 30 meter. Nantinya, setelah direvitalisasi terusan ini memiliki lebar hingga 100 meter dan diperdalam untuk memudahkan kapal pesiar kecil yang digunakan wisatawan.

Sementara itu, jembatan Tano Ponggol yang akan dibangun terdiri dari dua unit. Keduanya akan dirancang sebagai ikon baru Samosir.

“Kami sudah buat dalam rencana jangka menengah, bahwa itu harus mejadi ikon wisata,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Samosir Rudi Sabar M Siahaan di lokasi, Kamis (24/3/2018).

Rudi menjelaskan, jembatan Tano Ponggol dirancang dengan memasukkan unsur budaya batak, yaitu dalihan no tolu. Secara falsafah, ada tiga arti yaitu somba marhulahula (menghormati keluarga istri), elek marboru (mengayomi wanita), dan minat mardongan tubu (bersikap hati-hati kepada teman semarga).

“Jadi tiangnya itu tiga, dia punya tiga penopang dia, dia pny bentuk yang unik sendiri. Konsepnya masih dalam penilaian Komisi Jembatan,” terang Rudi.

Selain nilai budaya, kawasan Tano Ponggol juga memiliki nilai sejarah. Pasalnya, terusan ini pertama kali dibuat pada masa penjajahan Belanda untuk memisahkan Pulau Sumatera dan Pulau Samosir.

Saat ini, Rudi menambahkan, desain rancangan jembatan ini telah dimasukkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk dinilai Komisi Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan Jalan. Rencananya, untuk membangun jembatan ini dibutuhkan anggaran sekitar Rp 450 miliar.

“Informasi yang kami dapatkan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), mungkin bulan Mei-Juni akan dilelang. Jadi akan dikerjakan tahun ini,” tuntas Rudi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Hunian
Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Berita
Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Berita
Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Perkantoran
Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Berita
Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Berita
Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Berita
Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Ritel
Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Berita
Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Berita
Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

Berita
Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Berita
Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Berita
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X