Penuhi Air Baku Kota Batam, Pembangunan Sei Gong Dipercepat

Kompas.com - 02/03/2018, 15:44 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Bendungan Sei Gong di Batam, Kepri, Jumat (2/3/2018). Kompas.com / Dani PrabowoMenteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Bendungan Sei Gong di Batam, Kepri, Jumat (2/3/2018).

BATAM, KOMPAS.com - Pekerjaan fisik Bendungan Sei Gong yang berlokasi di Desa Sijantung, Kecamatan Galang, Kepulauan Riau telah mencapai 77 persen. Pekerjaan bendungan yang telah dimulai sejak akhir 2015 lalu itu, ditargetkan rampung Agustus 2018.

"Kalau kita lihat pekerjaannya tinggal pembangunan tubuh bendungan. Mungkin sekarang level-nya sudah 6 meter, kita mau 12 meter," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi, Jumat (2/3/2018).

Bila merujuk pada kontrak kerja, pembangunan bendungan ini seharusnya baru rampung pada Desember 2018.

Meski demikian, pemerintah ingin mempercepat pembangunannya guna memenuhi kebutuhan air baku masyarakat Kota Batam dan sekitarnya.

Salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan mempercepat proses ganti rugi lahan sesuai mekanisme yang diatur di dalam Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2017 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah untuk Proyek Strategis Nasional.

Basuki mengatakan, lahan yang harus diganti rugi sebenarnya merupakan lahan milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Namun, ada sekitar 78 titik lahan persil yang hingga kini belum diberikan uang kerohiman.

"Walaupun ini tanah kehutanan, tetapi ada masyarakat yang berbudiaya. Sehingga perlu diberi uang kerohiman, karena tanamannya," tuntas Basuki.

Berikut videonya:

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X