Kompas.com - 23/01/2018, 15:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Perusahaan arsitektur asal Denmark BIG mengembangkan sebuah proposal untuk melindungi Teluk San Francisco dari banjir yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Proposal ini meliputi pembangunan kawasan terapung yang terhubung dengan kapal feri, rute siklus merah, dan jalan raya untuk kendaraan.

BIG mengembangkan skema ini dengan One Architecture + Urbanism (ONE) dan Sherwood Design Engineers (Sherwood) sebagai bagian dari sebuah kontes Resilient by Design's Bay Area Challenge.

Kontes ini menyerukan gagasan demi melindungi kawasan pesisir kota dari kenaikan permukaan air laut dan banjir yang disebabkan pemanasan iklim global, serta gempa bumi.

Sebagai salah satu dari 10 kelompok pemenang yang dipilih dalam pengembangan proposal untuk wilayah yang berbeda di San Fransisco, tim BIG + ONE + Sherwood ditugaskan menangani masalah di Islais Creek, mencakup saluran masuk air ke darat di selatan San Francisco.

Rencana induk konseptual kelompok ini bertujuan meningkatkan ketahanan daerah dengan mengembalikan ruang alam di sepanjang pesisir pantai.

Pengembangan saat ini harus ditarik menjauh dari tepi laut dan permukaan harus dibebaskan dari aspal, untuk memberi jalan bagi banyak tanaman hijau dan taman yang bisa menyerap kelebihan air.

 Proposal untuk melindungi Teluk San Francisco dari banjir yang disebabkan oleh perubahan iklim oleh perusahaan arsitektur BIG, One Architecture + Urbanism (ONE) dan Sherwood Design Engineers (Sherwood).Dezeen Proposal untuk melindungi Teluk San Francisco dari banjir yang disebabkan oleh perubahan iklim oleh perusahaan arsitektur BIG, One Architecture + Urbanism (ONE) dan Sherwood Design Engineers (Sherwood).
Rendering juga menunjukkan silo yang ditutupi oleh gundukan tanah untuk membuat perbukitan hijau.

Sementara jalur alam yang disebut E-trail akan mengikuti tepi laut dan memungkinkan penduduk melakukan perjalanan dengan berjalan kaki atau bersepeda.

"Mengingat adanya perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut, pertanyaannya bukan hanya bagaimana kita bisa menyelamatkan teluk, tapi bisakah kita menumbuhkan teluk untuk alam, bagi manusia dan iklim yang berubah," kata pendiri BIG Bjarke Ingels dalam presentasi video timnya tentang proposal tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Dezeen
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.