"Box Girder" LRT di Utan Kayu Runtuh Sesaat Terpasang

Kompas.com - 22/01/2018, 16:34 WIB
Petugas mengecek kondisi pasca robohnya kontruksi proyek LRT di Jalan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (22/01/2018). Direktur Utama Jakarta Propertindo (JakPro) Satya Heragandhi menyampikan, robohnya LRT tersebut berawal saat petugas sedang melakukan pemasangan antar-span box P28 ke P29. MAULANA MAHARDHIKAPetugas mengecek kondisi pasca robohnya kontruksi proyek LRT di Jalan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (22/01/2018). Direktur Utama Jakarta Propertindo (JakPro) Satya Heragandhi menyampikan, robohnya LRT tersebut berawal saat petugas sedang melakukan pemasangan antar-span box P28 ke P29.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden terjadi pada proyek light rail transit (LRT) di Utan Kayu, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018) dini hari. Akibat peristiwa itu, lima orang mengalami luka-luka.

Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika Puspita Anggraeni menjelaskan, perisitiwa itu terjadi sesaat setelah pekerjaan stressing box girder bentang P28-P29 dilaksanakan.

"Setelah selesai dilakukan stressing pada pukul 00.20 WIB,
beberapa saat kemudian, satu bentang P28 – P29 runtuh di dalam area kerja proyek," kata Puspita dalam keterangan tertulis.

Pekerjaan stressing tersebut diketahui dilakukan oleh PT VSL Indonesia selaku sub-kontraktor dari Wika.

Puspita memastikan sebelum pekerjaan stressing dilaksanakan, tim traffic management dan safety telah melakukan penutupan jalan di sekitar area kejadian.

"Tim lapangan segera melakukan evakuasi korban ke rumah sakit terdekat (RS Columbia Asia) dan melakukan pengendalian dengan penutupan akses menuju area terdampak," tutur dia.

Dari lima korban luka-luka yang diketahui seluruhnya merupakan pekerja PT VSL Indonesia, tiga di antaranya mengalami luka ringan dan sudah keluar dari rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara dua lainnya saat ini masih dalam penanganan pihak rumah sakit.

"Penyebab terjadinya insiden ini masih dalam tahap investigasi oleh pihak terkait," tuntas Puspita.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X