Kompas.com - 12/01/2018, 11:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KompasProperti – Peritel kelas wahid Negeri Paman Sam, Walmart, membuat kejutan pada awal 2018 ini. Mereka ikut terseret dalam pusaran kelesuan ritel yang tak kunjung reda.

Dilaporkan CNBC, Jumat (12/1/2018), Walmart menutup 63 gerai Sam’s Club miliknya di seluruh Amerika Serikat. Bahkan, sejumlah toko dikabarkan tutup mendadak kemarin.

Pihak Walmart memaparkan, sebanyak 10-12 gerai dapat dikonversi menjadi fasilitas bisnis daring (e-commerce). Upaya tersebut menunjukkan langkah perusahaan yang kian agresif mengembangkan kemampuan digitalnya.

Sebelumnya pada Kamis pagi, Walmart mengumumkan bakal memakai dana penghematan dari aturan pajak baru untuk menaikkan gaji dan bonus karyawan. Termasuk, untuk mereka yang bekerja di Sam’s Club. 

Menurunnya tarif pajak juga membuat Walmart lebih banyak berhemat dengan aksi tutup toko itu.

Baca juga: Rugi Rp 650 Miliar, Toko “Forever 21” Gulung Tikar

Kabar tumbangnya Sam’s Club segera menyeruak pada media lokal di seluruh Texas, New York, Arizona, dan daerah lain. Berita itu sontak menimbulkan kegaduhan bagi karyawan Sam’s Club dan juga pelanggan.

Akun Twitter Sam's Club tak luput dari kehebohan pelanggan sejak Kamis siang. Beberapa pelanggan meminta keanggotaan mereka dikembalikan. Sejumlah keluhan lainnya pun muncul.

Kinerja Sam's Club memang kurang berdampak positif bagi keseluruhan bisnis Walmart. Sam’s Club senantiasa dibayangi persaingan dengan toko sejenis, yakni Costco. 

Berbagai upaya coba dilakukan Walmart untuk menggairahkan bisnis Sam’s Club. Namun, tetap saja bisnis Sam’s Club sulit menanjak.

Pada pertemuan Oktober lalu dengan investor, CEO Sam's Club John Furner mengatakan, peritel tersebut perlu memperbaiki posisi kompetitifnya. Hal itu disebabkan pertumbuhan penjualan toko terus melambat hingga 2018 ini.

Kala itu, Furner tidak menyampaikan apakah Sam’s Club akan menutup gerainya atau tidak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.