Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/01/2018, 01:05 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KUPANG, KompasProperti - Bendungan Raknamo yang berlokasi di Sungai Noel Puames, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah resmi beroperasi.

Peresmian bendungan yang masuk dalam proyek strategis nasional di kawasan Timur Indonesia ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Konstruksi Bendungan Raknamo dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk sejak tanggal 4 Desember 2014 dengan nilai kontrak Rp 646 miliar.

Pekerjaannya meliputi pekerjaan coverdam, terowongan pengelak panjang 38 meter dengan diameter dalam 4 meter, bendungan utama setinggi 36 meter, lebar 10 meter, panjang 438 meter dan pekerjaan spillway.

"Pembangunan dapat diselesaikan lebih cepat dari rencana semula yaitu pada 2019," ujar Direktur Operasi III Waskita Karya Bambang Rianto melalui keterangan tertulis yang diterima KompasProperti, Selasa (9/1/2018).

Presiden Jokowi dan Menteri PUPR meresmikan Bendungan Raknamo yang berlokasi di Sungai Noel Puames, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (9/1/2018).Waskita Presiden Jokowi dan Menteri PUPR meresmikan Bendungan Raknamo yang berlokasi di Sungai Noel Puames, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (9/1/2018).
Bendungan Raknamo dibangun untuk memenuhi kebutuhan air baku ibu kota Kabupaten Kupang dan sekitarnya dengan debit 100 liter per detik, dan irigasi lahan pertanian seluas 841 hektar.

Selain itu, bendungan ini juga berfungsi sebagai pengendali banjir daerah hilir yang merupakan kawasan pengembangan ibu kota Kabupaten Kupang, pengembangan pariwisata, serta pembangkit listrik Tenaga Mikro (PLTM) 216,675 kW (1 unit) dan 0.216 MW (per unit).

Daerah luas genangan waduk untuk spillway mencapai elevasi +104,00 meter dari permukaan laut, dan memerlukan tanah seluas 147,30 hektar, serta puncak bendungan mencapai elevasi 110,20 meter dari permukaan laut.

Adapun data teknis Bendungan Raknamo dan bangunan penunjangnya adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 38,34 kilometer persegi, panjang sungai 15,71 kilometer, dan hujan tahunan rata-rata Sta Camplong 1,258 mm.

Hadir mendampingi Presiden RI, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Direktur Operasi III Waskita Karya Bambang Rianto, Kepala Divisi II Waskita Karya M. Indrayana, Wakil Kepala Divisi II Waskita Karya Fakih Usman, Wakil Kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero) Tbk Aris Mujiono dan Tim Proyek Bendungan Raknamo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+