Kompas.com - 15/12/2017, 14:52 WIB
Direktur Bank BTN Nixon LP Napitupulu, Jumat (15/12/2017) KOMPAS. com / Mei LeandhaDirektur Bank BTN Nixon LP Napitupulu, Jumat (15/12/2017)
|
EditorHilda B Alexander

MEDAN, KompasProperti - Kehadiran Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara ternyata tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat yang berada di sekitar bandara dan kawasan Danau Toba saja.

Kota Pematangsiantar yang menjadi daerah lintasan wajib jika menggunakan jalur darat bila mau berkunjung ke danau terbesar di Asia Tenggara itu, juga terkena imbasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, potensi permintaan rumah di Pematang Siantar semakin tinggi dengan hadirnya Bandara Silangit.

Dia memprediksi akan terjadi peningkatan perekonomian di kota transit yang berada di tengah Bandara Kualanamu dan Silangit.

“Semenjak ada Bandara Silangit, permintaan rumah di Pematangsiantar naik. Terjadi pertumbuhan ekonomi, kami melihat sektor perdagangan, perkebunan, dan industri ikut tumbuh. Ujung-ujungnya angka kebutuhan rumah pun meningkat. Peresmian kantor cabang kami anggap langkah strategis untuk menggarap peluang pasar itu,” kata Nixon usai meresmikan Bank BTN Kantor Cabang Pematangsiantar, Jumat (15/12/2017).

Dia melanjutkan, pembukaan kantor cabang ini juga untuk mempermudah masyarakat memiliki rumah sendiri. 

Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ingin menunjukkan komitmennya menjangkau masyarakat untuk memiliki rumah dengan harga terjangkau dan mudah. Sekaligus mendukung Program Satu Juta Rumah.

"Data BPS pada akhir 2016, hanya 69,95 persen masyarakat di Sumut yang memiliki rumah sendiri atau sekitar 9,86 juta. Sisanya sebanyak 4,23 juta orang masih menyewa, menempati rumah dinas, bebas sewa, dan lainnya," tutur Nixon.

Dia menjelaskan, kantor Cabang Bank BTN Pematangsiantar merupakan peningkatan status dari sebelumnya berupa Kantor Cabang Pembantu.

Jangkauan bisnisnya meliputi kawasan Sumatera Utara bagian selatan dan membawahi jaringan kantor Bank BTN di Sibolga, Rantauparapat, dan Kisaran.

Sebelumnya, Bank BTN hanya memiliki satu kantor cabang yakni Bank BTN Kantor Cabang Medan. 

"Ini kantor cabang yang ke 73, di seluruh Indonesia ada 800 kantor cabang pembantu. Kita akan terus buka kantor cabang lain di 2018 karena masih banyak warga Sumut yang belum punya rumah," ucap dia.

Ilustrasi.shutterstock Ilustrasi.
Kepala Cabang Bank BTN Pematangsiantar Agus Susanto menambahkan, hingga November 2017, Bank BTN Kantor Cabang Pematangsiantar telah merealisasikan kredit sekitar Rp 82 miliar.

Jaringan kantor Bank BTN di kota terbesar kedua di Sumut ini juga tercatat telah menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sekitar Rp 260 miliar di periode yang sama. 

“Kami berkomitmen penuh mendukung Program Satu Juta Rumah. Perluasan jaringan kantor ini menjadi langkah Bank BTN untuk mempercepat pemberian KPR bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Agus.

Hingga kini, Bank BTN tercatat telah memiliki 904 kantor layanan baik konvensional maupun syariah.

Emiten bersandi saham BBTN ini juga memiliki 1.964 mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan terhubung dengan 10.000 jaringan ATM Link. Layanan bisnis Bank BTN juga terhubung dengan 2.954 jaringan kantor pos di seluruh Indonesia. 

Layanan KPR Bank BTN tercatat telah hadir di Indonesia selama 41 tahun terhitung sejak 1976.

Hingga Desember 2017, Bank milik BUMN ini telah mengucurkan kredit skema konvensional maupun syariah senilai Rp 230,2 triliun untuk merealisasikan KPR bagi 4,1 juta unit rumah.

Ilustrasi.M Latief/KOMPAS.com Ilustrasi.
Dari pencapaian tersebut, sebesar 3,08 juta unit atau lebih dari 75 persen diantaranya mengalir dalam bentuk KPR Subsidi.

"Angka tersebut setara dengan nilai KPR Subsidi sebesar Rp 110,45 triliun. Sisanya sebesar Rp 119,76 triliun didistribusikan dalam bentuk KPR Non-Subsidi," ucap Agus.

Sementara Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah sangat mengapresiasi peningkatan status tersebut.

"Peningkataan ekonomi diberbagai sektor dan investasi meningkat di tengah-tengah kompetensi perbankan saat ini," kata Hefriansyah.

Dia meminta agar Bank BTN mampu menjadi andalan masyarakat khususnya masyarakat Kota Pematangsiantar.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.