Kompas.com - 06/12/2017, 18:00 WIB
Kondisi Jl Kyai Haji Kasyim Asyari, Kendal, Jawa Tengah. rusak parah. Slamet Priyatin/Kompas.comKondisi Jl Kyai Haji Kasyim Asyari, Kendal, Jawa Tengah. rusak parah.
|
EditorHilda B Alexander

KENDAL, KompasProperti - Jalan Kabupaten di Kendal, Jawa Tengah, sepanjang 215 kilometer dalam kondisi rusak.

Kadar kerusakan, tidak sekadar aspal mengelupas, melainkan sudah berupa lubang menganga yang kalau hujan membentuk kubangan.

Nah, untuk mengatasi persoalan ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kendal akan melakukan perbaikan yang dimulai apda 2018 mendatang.

Itu pun tak seluruhnya akan diperbaiki, hanya sepanjang 65 kilometer karena terantuk pendanaan.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kendal, Sugiono, mengatakan anggaran untuk perbaikan jalan diambilkan dari APBD Kendal, dan bantuan dari Provinsi Jawa Tengah.

Panjang perbaikan jalan yang dibiayai oleh APBD Kendal sekitar 40 kilometer, dan sisanya 15 kilo meter bantuan dari pemerintah Provinsi.

“Panjang jalan di Kabupaten Kendal semuanya ada 780 kilometer. Pada tahun 2016, jalan yang rusak ada 290 kilometer. Tahun 2017, ada perbaikan sepanjang 75 kilometer, sehingga yang rusak tinggal 215 kilometer,” terang Sugiono.

Dia menambahkan, jalan rusak yang diprioritaskan adalah jalan penghubung antar kecamatan dan kabupaten.

Di antaranya jalan Gladak Kaliwungu, yang menghubungkan beberapa kecamatan, dan jalan yang menghubungkan Kabupaten Kendal dengan Kabupaten Semarang.

“Di samping itu, juga jalan-jalan penopang ekonomi masyarakat Kendal. Seperti jalan tembus Weleri, Gemuh, Pegandon, Dampel hingga Kaliwungu,” kata dia.

Sugiono optimistis tahun 2021 semua jalan di Kabupaten Kendal sudah mulus.

Sebelumnya ketua Komisi C DPRD Kendal, Nasri, mengaku banyak menerima aduan dari masyarakat, terkait jalan rusak.

Untuk itu, Komisi C saat ini tengah melakukan pengajuan Raperda inisiatif mengenai percepatan pembangunan infrastruktur di Kendal.

“Kerusakan jalan di Kendal tersebar di seluruh titik. Baik di sisi dekat pesisir pantai maupun Kendal bagian selatan," kata Nasri.

Berdasarkan perhitungannya secara kasar, idealnya dana yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan sebesar Rp 250 miliar per tahun. Dengan demikian, dalam lima tahun, seluruh jalan rusak bisa diperbaiki.

“Realitanya dana yang dianggarkan sangatlah minim dan jauh dari angka Rp 200 miliar,” sebut Nasri.

Menurut Nasri, anggaran untuk jalan rusak pada tahun 2017, sebesar Rp 61 miliar. Tahun 2018 naik menjadi Rp 75 miliar.

Meski naik, anggaran tersebut menurut Nasri masih jauh dari ideal.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.