Tidak Hanya Ruang, "Coworking Space" Tawarkan Jaringan

Kompas.com - 29/11/2017, 19:56 WIB
Coworking space EV Hive @Plaza Kuningan, Jakarta. Arimbi RamadhianiCoworking space EV Hive @Plaza Kuningan, Jakarta.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Perkembangan coworking space atau ruang kolaborasi berlangsung selama 4 tahun terakhir di Indonesia.

Meski demikian, ruang kolaborasi bisa berhasil jika ada komunitas yang kuat.

" Coworking space itu bisnis komunitas, tidak hanya bicara soal ruang. Ada ruang kosong terus ditambah meja, kursi, wifi saja, tidak cukup," ujar anggota asosiasi ruang kolaborasi coworking.id Christopher Angkasa di EV Hive @Plaza Kuningan, Rabu (29/11/2017).

Menurut Christopher, bisnis kantor kolaborasi mungkin terlihat mudah dan menyenangkan.

Namun, jika pemilik kantor kolaborasi hanya mengandalkan ruang kosong saja tanpa menarik komunitas dan menawarkan jaringan, maka kecil kemungkinan kantor akan dihuni.

Coworking space EV Hive @Plaza Kuningan, Jakarta. Arimbi Ramadhiani Coworking space EV Hive @Plaza Kuningan, Jakarta.
Meski demikian, kantor kolaborasi memiliki potensi untuk berkembang karena akarnya masyarakat Indonesia adalah gotong royong.

"Orang Indonesia senang berkumpul, bekerja sama, dan saling bertemu. Jadi bekerja di coworking space akan lebih nyaman," sebut Christopher.

Sementara itu, menurut CEO sekaligus pendiri EV Hive, Carlson Lau, kantor kolaborasi cocok bagaimana pengusaha yang baru memulai bisnisnya dengan tim yang masih berkembang.

Para pengusaha muda ini, dapat mengalihkan modalnya untuk menyewa kantor kolaborasi daripada berkantor di gedung besar dengan sewa lebih mahal.

"Di EV Hive, penyewa lebih fleksibel, yakni bisa dibayar secara harian, atau per jam, kemudian bisa gunakan meeting room juga," jelas Christopher.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X