Harga Tanah Terus Melambung, REI Usulkan Zonasi Rumah Murah

Kompas.com - 22/11/2017, 09:11 WIB
Rumah murah. www.shutterstock.comRumah murah.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Harga tanah dari tahun ke tahun terus meningkat. Terlebih, di pusat kota yang kenaikkannya cukup tinggi.

Kenaikan tersebut dirasakan para pengembang yang bergerak di sektor hunian murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca juga : Kenaikan Harga Tanah di Jakarta 33 Persen

 

Mau tak mau, mereka pun harus bergeser ke daerah yang lebih pinggir agar memperoleh harga tanah yang relatif terjangkau.

"Lama-lama makin kecil sekali kemampuan pengembang rumah murah itu untuk membangun sektor rumah murah. Atau kalau mau membangun akan menjauh dari pusat kota," kata Wakil Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Hari Ganie dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia mengusulkan, pemerintah membuat aturan zonasi khusus bagi rumah murah yang diatur di dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Hal ini perlu dilakukan guna memberikan keberpihakan kepada pengembang rumah murah dan masyarakat.

Pasalnya, selama ini kendala utama pengembangan rumah murah, selain persoalan izin, juga soal rendahnya infrastruktur serta akses ke transportasi publik.

"Sehingga kalau itu bisa ada zonasi khusus, enggak bisa lagi itu kalau di sana diperuntukkan bagi rumah murah lalu dibangun rumah komersial," kata Hari.

Dengan zonasi khusus itu juga, pengembang besar yang semula berencana membangun kawasan hunian komersial, tidak dapat semena-mena merealisasikannya.

"Dia punya tanah di situ percuma, dia tidak bisa bangun komersial. Dia hanya bisa bangun rumah subsidi," tuntasnya.

Untuk diketahui, dari sekitar 3.400 pengembang yang tergabung di dalam REI, 80 persen diantaranya merupakan pengembang yang bergerak di sektor hunian murah yang diperuntukkan bagi MBR.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Perumahan
Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Berita
Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.