Maja Harus Jadi Kota Mandiri Penyokong Jakarta

Kompas.com - 18/11/2017, 21:00 WIB
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Hotel Redtop Jakarta (16/10/2017).  KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIMenteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Hotel Redtop Jakarta (16/10/2017). 
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

LEBAK, KompasProperti - Pertumbuhan perekonomian Indonesia turut mendorong laju urbanisasi masyarakat dari desa ke kota besar.

Karena itu, pemerintah pun memasukkan sepuluh pengembangan kota baru di dalam RPJMN 2015-2019 sebagai upaya menghambat laju urbanisasi yang tinggi.

Salah satu kota baru itu adalah Maja di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Dari tahun ke tahun, Maja kian tumbuh. Terlebih dengan masuknya pengembang sekaliber Ciputra Group yang membangun kawasan hunian seluas 2.000 hektar di kawasan itu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dengan membuat kota baru, maka pembangunan infrastruktur akan semakin berkembang. Mulai dari jalan raya, jalan tol, hingga jalur kereta api.

"Bahkan saya menyarankan kepada Pak Budiarsa (Dirut PT Ciputra Residence) membuat Maja untuk tidak tergantung dengan Jakarta tapi buat Maja sebagai self contain city," kata Budi saat peresmian proyek Citra Maja Raya di Maja, Lebak, Banten, Sabtu (18/11/2017).

Sinergi, kata dia, antara pemerintah dan swasta menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mengembangkan sebuah kawasan.

Terlebih, dengan adanya perkembangan tekonologi informasi seperti saat ini, menurut dia, Maja dapat berkontribusi dengan menjadi kota siber.

"Dengan konsep digital city pasti akan tumbuhkan minat," kata dia.

Budi Karya melihat, minat generasi milenial dalam mengembangkan usaha berbasis start up digital cukup besar. Namun, mereka memerlukan dukungan yang cukup untuk mewujudkan hal itu.

Tentunya, bila swasta berperan aktif dalam merealisasikan hal itu, banyak keuntungan yang akan didapatkan.

"Misalnya ibu-ibu yang selama ini hanya di rumah, dimana kita kenal retail, transportasi dan keuangan akan masuk ke mekanisme digital semua, sehingga kita tidak perlu bertatap muka di satu tempat yang mahal harganya," tutur Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X