Mengungkap Kekayaan Pangeran "Korup" Alwaleed bin Talal...

Kompas.com - 06/11/2017, 08:20 WIB
Pangeran Alwaleed bin Talal. FAYEZ NURELDINE / AFP Pangeran Alwaleed bin Talal.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

KompasProperti — Pangeran Alwaleed bin Talal menjadi salah satu dari sebelas pangeran yang ditahan Pemerintah Arab Saudi.

Selain Pangeran Alwaleed, Pemerintah Saudi juga menahan empat menteri dan puluhan mantan menteri lainnya.

Menurut sumber Al Arabiya, penahanan dilakukan atas perintah dari komite antikorupsi yang kini dipimpin putra mahkota kerajaan Saudi, Mohammed bin Salman, Sabtu (4/11/2017).

Kabar penahanan Alwaleed cukup membuat dunia gempar. Bayangkan, siapa yang tak kenal Pangeran Alwaleed?

Sang Pangeran pernah menggugat majalah Forbes ke Pengadilan Tinggi London lantaran menulis kekayaannya hanya bernilai 20 miliar poundsterling. Ia beranggapan, tulisan Forbes sebagai sebuah pencemaran nama baik.

Pasalnya, kekayaannya ternyata mencapai 30 miliar poundsterling sehingga tidak layak bila namanya diletakkan di posisi ke-26 daftar pebisnis terkaya di dunia.

Pangeran Alwaleed merupakan pengendali perusahaan investasi Kingdom Holding Co. Pada tahun 2013 lalu, ia pernah berencana membangun gedung setinggi 1,6 kilometer di kota-kota besar dunia, seperti Shanghai, Moskwa, London, dan New York.

Gedung yang bakal dibangun Alwaleed digadang-gadang sebagai salah satu gedung tertinggi di dunia saat itu.

Sebelumnya pada Juli 2011, lewat tentakel bisnisnya, Kingdom Hotel Investments Co, Pangeran Alwaleed membeli mayoritas saham Four Seasons Jakarta. Namun, saham tersebut kemudian dijual kepada taipan Peter Sondakh yang merampungkan transaksi pada kuartal IV-2011.

Kemudian pada 2014, ia pernah menyuntikkan uang sebesar 532 juta dollar AS atau setara Rp 6,5 triliun untuk Disneyland Paris yang sekarat saat itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X