Penulis
KompasProperti – Peritel asal Inggirs, Debenhams, dipastikan hengkang dari Indonesia akhir tahun 2017 ini. Hal berbeda justru terjadi di Australia.
Debenhams resmi memulai debutnya di negeri kanguru dengan membuka gerai pertama di jantung kota Melbourne.
Berada di pusat perbelanjaan St Collins Lane di Collins Street, toko tersebut merupakan cabang pertama yang dioperasikan mitra waralaba Debenhams yaitu Pepkor.
Gerai Debenhams di Australia dirancang tak terlalu besar, sekitar 3.600 meter persegi, serta memiliki dua lantai.
Formatnya juga diklaim berbeda dengan department store tradisional lainnya di Australia, yang mana merek seperti David Jones dan Myer menguasai duopoli di sektor ini.
Debenhams Melbourne menyajikan busana hasil kolaborasi desainer Inggris seperti Jasper Conran, Julien Macdonald, Savannah Miller, Matthew Williamson, dan Jenny Packham.
"Lebih dari 20 juta pembeli mengunjungi gerai kami di Inggris dan Republik Irlandia setiap tahunnya. Sebagaian besar di antaranya adalah konsumen asal Australia,” ungkap Direktur Pelaksana Internasional Debenhams David Smith, sebagaimana dilansir Retail Gazette, Sabtu (28/10/2017).
Menurut David, pasar Australia amat prospektif untuk bisnis Debenhams ke depannya.
"Pembeli di Australia menghabiskan sedikitnya 2,97 miliar Poundsterling untuk fesyen dan 4,67 miliar Poundsterling untuk produk kecantikan setiap tahun. Angka tersebut menambah optimisme kami untuk membuka toko di Australia,” bebernya.
Untuk diketahui, perjalanan Debenhams di Indonesia resmi berakhir setelah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) mengumumkan penghentian penuh operasional ketiga gerainya pada akhir 2017.
Baca juga: Banyak Toko Tutup, Pemerintah Diminta Adil terhadap Ritel "Online"
Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari restrukturisasi usaha perseroan menyusul tinjauan strategis pada Juni lalu.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.