Kompas.com - 25/10/2017, 10:00 WIB
Direktur Jababeka, Djefri menjelaskan rencana pembangunan KIK kepada Komisi D DPRD Jawa Tengah, Selasa (24/10/2017). Kompas.com/Slamet Priyatin Direktur Jababeka, Djefri menjelaskan rencana pembangunan KIK kepada Komisi D DPRD Jawa Tengah, Selasa (24/10/2017).
|
EditorHilda B Alexander

KENDAL, KompasProperti - Sejumlah 33 perusahaan telah melakukan penandatanganan kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT Kawasan Industri Kendal (KIK) Jawa Tengah.

Dua di antaranya sudah mendirikan pabrik, dan 3 lainnya akan beroperasi tahun 2017 ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Jababeka Djefri Cantono mengatakan satu di antara lima perusahaan yang menandatangani MoU adalah perusahaan Singapura. 

“Beberapa perusahaan lagi, sedang dalam proses pembangunan," kata Djefri.

Djefri mengaku, selain beberapa perusahaan di KIK, juga ada pembangunan politeknik furnitur milik kementerian perindustrian. Pemancangannya sudah dilakukan beberapa pekan lalu. 

“Tahun depan, rencananya politeknik ini, sudah bisa menerima mahasiswa baru,“ ujar Djefri.

Sementara itu, ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Alwin Basri, mengaku KIK adalah kawasan industri paling baik dibandingkan dengan kawasan industri lain yang ada di Jawa Tengah. Selain kesiapan, keunggulan lain adalah tempatnya strategis.

“KIK ini, dekat dengan pelabuhan, nanti juga ada angkutan kereta. Disamping itu, dekat dengan kota Semarang dan terletak di pinggir jalan lingkar Kaliwungu," tambah Alwin.

Alwin berharap, banyak perusahaan yang masuk ke KIK, sehingga tersedia lapangan  kerja. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.