Kompas.com - 04/10/2017, 15:16 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

LEBAK, KompasProperti - Pembangunan Bendungan Karian di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten sempat mangkrak terbengkalai selama lebih dari 3,5 dekade atau 37 tahun.

Padahal, pembangunan bendungan tersebut, sudah direncanakan sejak 1980. Namun, baru pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi)-lah, pembangunan bendungan dieksekusi.

 “Tiga tahun yang lalu kita eksekusi untuk dikerjakan. Waduk ini adalah waduk terbesar ketiga setelah Jatiluhur, dan Jatigede,” kata Jokowi saat meninjau lokasi proyek, Rabu (4/10/2017).

Bendungan Karian dirancang untuk dapat menampung 314,7 juta meter kubik dengan nilai proyek Rp 1,07 triliun yang berasal dari pinjaman dari Korea Selatan.

Pekerjaan konstruksi bendungan dilakukan melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) antara Daelim Industrial Co Ltd., PT Wijaya Karya (persero) Tbk, dan PT Waskita Karya (persero) Tbk.

Progres pembangunan Bendungan Karian di Banten sudah mencapai 47 persen, Rabu (4/10/2017).Kompas.com / Dani Prabowo Progres pembangunan Bendungan Karian di Banten sudah mencapai 47 persen, Rabu (4/10/2017).
Nantinya, bendungan ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber penyediaan kebutuhan suplesi ke daerah irigasi Sungai Ciujung dengan luas mencapai 22.000 hektar, serta kebutuhan air bagi masyarakat yang tinggal di Kota Cilegon dan Kabupaten Serang sebesar 5,5 meter kubik per detik.

“Yang kedua, juga bisa menjadi (sumber) air baku bagi Provinsi Banten dan DKI Jakarta,” kata Presiden.

Kapasitas air baku yang dapat dialirkan sebesar 9,1 meter kubik per detik untuk Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan DKI Jakarta. 

Selain itu, Bendungan Karian juga akan dimanfaatkan sebagai sumber tenaga bagi Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro sebesar 1,8 megawatt dan pengendali banjir di daerah hilir dengan daya tampung sebesar 60,8 juta meter kubik.

Seperti diketahui, kawasan hilir merupakan daerah strategis dengan infrastruktur penting, seperti Jalan Tol Jakarta-Merak dan kawasan industri terpadu.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menuturkan, sejak dikerjakan pada Oktober 2015, hingga kini progres pekerjaan proyek Bendungan Karian sudah mencapai 47 persen. 

Proyek ini rencananya akan dirampungkan pada Juni 2019, atau lebih cepat dari target awal.

“Seharusnya 2020, tapi kita percepat untuk kebutuhan masyarakat Banten,” kata Basuki.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.