Kompas.com - 04/07/2017, 14:23 WIB
|
EditorHilda B Alexander

SEMARANG, KompasProperti - Setelah digukanan untuk arus mudik dan balik Lebaran, jalan tol darurat dari Pasekaran hingga Gringsing akhirnya ditutup untuk umum. Pengguna jalan yang hendak kembali ke Jakarta dikembalikan ke jalur Pantura.

"Entrance Gringsing ditutup, dan tadi rambu petunjuk untuk masuk ke Gringsing sudah diambil oleh pihak kepolisian," kata Kepala Humas PT Jasa Marga Semarang Batang Iwan Abrianto kepada KompasProperti, Selasa (4/7/2017).

Penutupan jalur darurat telah dilakukan dalam bentuk pemasangan tanda barrier di pintu masuk Grinsing. Selanjutnya, di sepanjang ruas jalan tol itu bakal dilakukan pekerjaan kontruksi. Rencana paket pekerjaan kontruksi ini dilakukan mulai Rabu (5/7/2017) besok.

"Mulai besok konstruksinya. Mulai hari ini ditutup," ujar Iwan.

Pembukaan jalan tol darurat sendiri dinilai sangat membantu penyelenggaraan mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Jalan Pantura memang masih menjadi pilihan utama pemudik, namun sebagian memilih jalur tol darurat.

Berdasarkan catatan PT Jasa Marga Semarang Batang (JSB) pada H+5 Lebaran, kendaraan yang masuk melalui pintu Gringsing rata-rata 200 unit per 15 menit, atau 800 kendaraan per jam.

Rinciannya yaitu sebanyak 181 kendaaan pukul 09.00 WIB hingga 09.15 WIB, lalu 214 kendaraan dari pukul 09.15-09.30 WIB, 194 kendaraan pukul 09.30 WIB hingga 09.45 WIB dan 189 kendaraan 15 menit setelahnya.

Kondisi berbeda terjadi di Jalur Pantura Batang. Rata-rata kendaraan yang melintas di jalan nasional itu sekitar 425 kendaraan per 15 menit, atau dua kali lipat dari jalan tol darurat.

Kendaraan yang terdata itu mislanya pada pukul 09.00 WIB hingga 09.15 WIB ada 431 kendaraan, lalu pukul 09.15 WIB hingga 09.30 WIB sebanyak 378 kendaraan, pukul 09.30 WIB hingga 09.45 WIB sebanyak 426 kendaraan, dan 482 kendaraan pada 15 menit berikutnya. 

Kompas Video alan Tol Trans-Jawa yang dibuka sementara atau fungsional sepanjang 337 kilometer.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.