Kompas.com - 19/06/2017, 04:17 WIB
Ilustrasi. Bank BTN KONTAN/ BaihakiIlustrasi. Bank BTN
|
EditorLatief

Jakarta, KompasProperti - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menargetkan untuk masuk jajaran lima bank nasional dengan aset terbesar. Saat ini aset BTN tercatat sekitar Rp 233 triliun dan ditargetkan mampu mencapai Rp 253 triliun tahun ini.

"Karena target kita dalam tahun ini adalah Sejuta Rumah kita bisa biayai Rp 66 triliun, kurang Rp 20 triliun itu sudah melampaui," ujar Direktur Utama BTN Maryono, pada acara buka bersama dengan wartawan di Jakarta, Minggu (18/6/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maryono mengatakan, permintaan untuk perumahan atau backlog di Indonesia masih besar, yakni 11 juta unit. Jika diasumsikan setiap unitnya dihargai Rp 100 juta, maka aset BTN dari perumahan saja bisa mencapai Rp 1.100 triliun.

"Kalau mau tambah Rp 20 triliun itu sangat mungkin. Kalau kita konsentrasi pada subsidi market share BTN 97 persen, itu bisa mengangkat Rp 20 triliun, kalau tadi mengambil dari angka 11 juta unit," tutur Maryono.

Selain itu, lanjut Maryono, untuk mencapai posisi aset kelima terbesar, BTN akan menjaga laju pertumbuhan kredit dan pembiayaan di level 18 persen secara tahunan.

Menurut Maryono, pertumbuhan kredit BTN cukup besar. Di segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi saja berada di kisaran 20-21 persen. Kemudian, dari segi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), tahun ini BTN menargetkan pertumbuhan di kisaran 22-24 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.