Google Mengenang Zaha Hadid, Arsitek Kontroversial yang Berpengaruh

Kompas.com - 31/05/2017, 11:27 WIB
Karya arsitektur residensial pertama mendiang Zaha Hadid Karya arsitektur residensial pertama mendiang Zaha Hadid
|
EditorHilda B Alexander

Memori serupa diungkapkan Budi Pradono. Arsitek yang memimpin firma Budi Pradono Architects ini menyimpan foto bareng bersama mendiang.

Budi menganggap Zaha sebagai diva arsitektur. Semangatnya akan tetap hidup dalam seluruh karyanya.

"Dia berjuang melalui caranya sendiri sebagai perempuan arsitek," imbuh Budi.

Kontroversi

Kendati kerap ditahbiskan sebagai diva, ratu, dan juga maestro, bahkan kemampuan fenomenalnya yang disejajarkan dengan Frank Gehry, Zaha tak lepas dari kontroversi.

Dia pernah berseteru secara terbuka dengan para arsitek Jepang terkait rancangan Stadion Nasional Tokyo yang akan dijaddikan sebagai venue utama Olimpiade 2020 mendatang.

Karya Zaha dianggap terlalu besar, rumit, dan mahal serta tidak mencerminkan budaya Jepang. Atas tuduhan tersebut, terang saja Zaha berang dan balik menuding para arsitek Jepang sebagai sekumpulan orang munafik.

Zaha merasa diperlakukan tidak adil mengingat dirinya merupakan pemenang kompetisi desain stadion tersebut yang diselenggarakan dua tahun silam.

"Sayangnya pemerintah Jepang dan beberapa orang dari profesi yang sama dengan saya dari Jepang telah berkolusi untuk menutup pintu proyek pembangunan stadion dari mata dunia," kata Hadid.

Pencakar langit Zaha Hadid di Melbourne, Australia.
Seperti diketahui, Dewan Olahraga Jepang telah mengumumkan desain Kengo Kuma akan digunakan untuk membangun Stadion Nasional Tokyo, Selasa (22/12/2015).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X