Selain Kemang Penthouse, BRI Fasilitasi Kredit Proyek-proyek Eureka

Kompas.com - 06/04/2017, 19:29 WIB
Rencana proyek Pasar Grosir Asparindo Ciledug (PGAC) dipamerkan pada Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 sejak 11-19 Februari 2017 di Jakarta Convention Centre, Jakarta. Proyek tersebut dikembangkan oleh Grup Eureka. Dok Grup Eureka Rencana proyek Pasar Grosir Asparindo Ciledug (PGAC) dipamerkan pada Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 sejak 11-19 Februari 2017 di Jakarta Convention Centre, Jakarta. Proyek tersebut dikembangkan oleh Grup Eureka.
EditorLatief

Jakarta, KompasProperti - PT Mahardika Gagas Sejahtera (MGS), pengembang Kemang Penthouse, menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk memfasilitasi pemberian Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) Kemang Penthouse. BRI juga menawarkan fasilitas kredit proyek-proyek yang dikembangkan kelompok usaha Group Eureka tersebut. 

"Kerja sama ini nantinya memang akan saling berkaitan antara satu kegiatan bisnis dengan bisnis lainnya. Untuk KPA kami yakin potensinya masih bagus untuk dikerjasamakan dalam hal pembiayaan," ujar Lukman Purnomosidi, Direktur Utama PT Mahardika Gagas Sejahtera, Kamis (6/4/2017).

Sementara itu, Kepala Divisi Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sutadi Prayitno, mengatakan kerja sama tersebut merupakan skema kredit multi facility yang diberikan kepada entitas usaha di bawah Eureka Group. Pihak BRI akan memfasilitasi pembiayaan bagi seluruh aktivitas pengembangan, mulai pemasaran unit properti seperti KPA/KPR, konstruksi, hingga layanan gedung.

"Jika kerjasama ini berjalan, tentu akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Karena kerjasama seperti ini baru pertama kami lalukan," ujar Sutadi.

Sutadi menyebut, pemberian fasilitas kredit tersebut tidak terlepas dari ketertarikannya terhadap konsep pengembangan proyek-proyek milik Eureka Group yang beragam, mulai hunian sampai komersial. Yanga terakhir, yaitu Pusat Grosir Asperindo Cileduk (PGAC), bahkan merangkum lebih dari 3000 unit kios.

Lewat proyek itu, lanjut Sutadi, selain membiayai kepemilikan kios, BRI juga punya peluang memberikan fasilitas kredit modal kerja bagi para pedagang grosir. Pihaknya juga bisa mengoptimalkan pemasaran produk-produk consumer banking lain seperti kartu kredit, KKB (kredit kendaraan bermotor), bahkan asuransi melalui program promo bersama ‘saling memberi kontribusi’ yang manis dan cantik.

"Artinya, masih memungkinkan menawarakan KPA/KPR dengan bunga nol persen dan angsuran yang lebih ringan. Caranya, kami (BRI-Eureka) sama-sama berkontribusi memberi subsidi," kata Sutadi. 

Dia berharap dengan kerja sama tersebut pertumbuhan portofolio kredit konsumer BRI tahun ini bisa terdongkrak. Berdasarkan data dua bulan terakhir, rata-rata pencapaian kredit konsumer BRI sebesar Rp 900 – Rp 950 miliar per bulan.

"Angka ini meningkat hampir tiga kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X