Kompas.com - 24/03/2017, 15:56 WIB
|
EditorHilda B Alexander

2. Sebanyak 152.400 meter papan kayu digunakan untuk menyelesaikan konstruksinya

Xanadu 2.0 dibangun dengan kayu-kayu dari pohon Douglas berusia 500 tahun.

Sejumlah 300 orang tenaga kerja konstruksi yang 100 di antaranya teknisi listrik dipekerjakan untuk membangun rumah tersebut.

3. Memiliki sistem sensor berteknologi tinggi

Ketika ada tamu yang berkunjung, mereka akan diberikan sebuah pin untuk berinteraksi dengan semua sensor di dalam rumah.

Para tamu kemudian masuk ke dalam rumah dengan preferensi suhu dan pencahayaan tertentu, sehingga pengaturan di dalam rumah akan berubah ketika mereka bergerak di seluruh ruangan.

Keberadaan pengeras suara di balik wallpaper membuat musik selalu mengiringi perjalanan tamu dari satu ruangan ke ruang lainnya.

4. Memanfaatkan lingkungan sekitar untuk mengurangi panas di dalam rumah

Xanadu 2.0 merupakan rumah "terlindung oleh bumi" yang bermakna dibangun untuk melebur dengan lingkungan sekitarnya agar pengaturan suhu di dalam rumah bisa lebih efisien.

5. Siapa pun bisa mengubah karya seni di dinding hanya dengan menyentuh satu tombol

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.