Merasakan Penderitaan Warga di "Jalur Neraka"

Kompas.com - 07/03/2017, 22:57 WIB
Kondisi jalur menuju Cileungsi pada Selasa (7/3/2017) kendaraan besar, kecil, dan sepeda motor memenuhi jalan. Hilda B Alexander/Kompas.comKondisi jalur menuju Cileungsi pada Selasa (7/3/2017) kendaraan besar, kecil, dan sepeda motor memenuhi jalan.

JAKARTA, KompasProperti — Bukan rahasia lagi jika jalan sepanjang Cibubur-Cileungsi-Jonggol dijuluki sebagai "jalur neraka" lantaran kemacetannya yang dianggap sudah tak masuk akal.

Padahal, perbaikan dan pelebaran jalan telah dijanjikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) kala kampanye tampuk kekuasaan kedua. Jelang berakhirnya masa jabatannya, janji itu pun ditagih warga.

Karena Aher tak kunjung menunaikan janjinya, pada 22 Februari 2017 silam, seorang warga bernama Purnama Sakhrial Pradini pun mengunggah petisi di change.org  agar Aher segera merealisasikan janjinya tersebut.

Baca: Aher Diminta Realisasikan Janji Perbaikan "Jalur Neraka" Cileungsi-Jonggol

Tak hanya Purnama, warga lainnya yang tinggal di sekitar Cibubur, Cileungsi, dan Jonggol yang selama ini mencari nafkah di Jakarta juga merasa jengah dengan kondisi macet yang kian akut.

Betapa tidak, jalur Jonggol-Cibubur sepanjang 20 kilometer harus ditempuh dalam kurun waktu tiga jam. Itu terjadi pada hari Senin sampai Jumat.

Kondisi bertambah parah ketika memasuki akhir pekan yang bisa ditempuh selama lebih dari tiga jam.

KompasProperti sendiri melakukan uji coba perjalanan untuk membuktikan dan ikut merasakan penderitaan warga ketika harus berhadapan dengan kemacetan "jalur neraka" tersebut.

Waktu tempuh dari gerbang perumahan Kota Wisata menuju pintu Tol Cibubur ke arah Jakarta tepat 45 menit. Bahkan, beberapa warga yang diwawancarai mengaku waktu tempuh bisa lebih dari 1 jam.

Padahal, jarak Kota Wisata-pintu Tol Cibubur tak lebih dari 9 kilometer. Sementara itu, dari Kota Wisata ke Citra Indah waktu tempuhnya tepat 1,5 jam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X