Kompas.com - 10/01/2017, 14:08 WIB
Direktur Eksekutif M101 Holdings, Dato’Seth Yap, dan Chief Operating Officer (COO) Projek, Rosehida Rachmat Dewi (tengah) bersama pimpinan agen properti melakukan penandatanganan nota kerjasama di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (9/1/2017). Dok M101Direktur Eksekutif M101 Holdings, Dato’Seth Yap, dan Chief Operating Officer (COO) Projek, Rosehida Rachmat Dewi (tengah) bersama pimpinan agen properti melakukan penandatanganan nota kerjasama di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (9/1/2017).
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif M101 Holdings, Dato’Seth Yap, mengaku optimistis mampu meraup target penjualannya di Indonesia sekitar 100 juta ringgit Malaysia atau sekitar Rp300 miliar. M101 SkyWheel dirancang menjadi ikon baru kedua di Malaysia setelah Menara Kembar Petronas.

"M101 SkyWheel akan menjadi tujuan wisata baru di Kuala Lumpur sehingga kami yakin bisa memasarkan proyek ini di pasar Indonesia," ujar Seth Yap usai penandatanganan nota kerjasama dengan agen properti Indonesia, Senin (9/1/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mencapai target tersebut, M101 Holding menggandeng tujuh agen properti terkemuka di Indonesia yang terdiri dari Century21, ERA, Harcourts, LJ Hooker, PROMEX, Ray White dan RE/MAX. Kerjasama tersebut itu difasilitasi oleh Projek, yaitu perusahaan pemasaran properti via mobile apps berbasis Android dan IOS sebagai koordinator pemasaran M101 SkyWheel di Indonesia.

Chief Operating Officer (COO) Projek, Rosehida Rachmat Dewi, mengatakan ada tiga keuntungan berinvestasi properti di Malaysia. Pertama, kuatnya dukungan pariwisata Malaysia. Kedua, infrastruktur perkotaan dan pariwisata yang semakin baik.

"Ketiga, harga propertinya masih murah dibandingkan Singapura atau Jakarta. Karena itulah kami optimistis masyarakat Indonesia tertarik," ujar Rosehida.

Rosehida mengaku tidak menampik dengan tantangan saat ini, yaitu adanya kebijakan tax amnesty (pengampunan pajak) yang sedang berlaku di Indonesia. Menurut dia, segmen M101 ada di level kelas atas atau premium.

"Kita memang menunggu kebijakan itu meluncur dulu, baru memasarkannya di Indonesia. Banyak orang Indonesia punya bisnis di Malaysia, dan kami membidik segmen high end di Indonesia sehingga tidak akan terpengaruh," katanya.

Terbukti, pada road show di Bandung dan Palembang, lanjut Rosehida, penjualan unit proyek tersebut sudah menuai hasil. Jika di Bandung terjual dua unit, di Palembang malah terjual sebanyak dua lantai.

"Bahkan di Semarang sudah ada yang mau membayar satu unit apartemen tipe luxurious. Yang tipe ini harganya 3,2 juta RM atau sekitar Rp 10 miliar," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 'M101 Sky Wheel' diluncurkan di Kuala Lumpur, Kamis (8/9/2016) silam. Menjulang 200 meter ke langit, proyek 78 lantai dengan investasi Rp3,6 triliun itu akan menjadi apartemen tertinggi di Malaysia.

Direktur Eksekutif M101 Holdings, Dato' Seth Yap Ting Hau, mengatakan wajah landmark Kampung Bahru, Kuala Lumpur, sebagai bagian dari zona gaya hidup kelas atas Malaysia kelak akan berubah dengan hadirnya M101 Skywheel. Salah satunya karena di lantai 52 gedung itu pihaknya akan menjamu para wisatawan dunia.

Di lantai 52 itu M101 resmi menghadirkan Planet Hollywood Club. Nantinya, total luas ruang retail di M101 SkyWheel akan mencapai 200.000 square feet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.