Kompas.com - 02/12/2016, 14:47 WIB
SGT Terminal 2 akan dibangun di atas lahan seluas 11.7 hektare dengan target penyelesaian pembangunan pada kuartal pertama tahun 2019. Peletakkan batu pertama pembangunanya sudah dilakukan Rabu (30/11/2016) lalu di Kawasan Krakatau Bandar Samudera, Pelabuhan Cigading, Banten. LTFSGT Terminal 2 akan dibangun di atas lahan seluas 11.7 hektare dengan target penyelesaian pembangunan pada kuartal pertama tahun 2019. Peletakkan batu pertama pembangunanya sudah dilakukan Rabu (30/11/2016) lalu di Kawasan Krakatau Bandar Samudera, Pelabuhan Cigading, Banten.
Penulis Latief
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sentral Grain Terminal (SGT), anak usaha FKS Group, menggandeng PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) membangun fasilitas integrated warehouse Sentral Grain Terminal 2. Fasilitas itu khusus untuk terminal bongkar muat curah kering.
 
"Dari segi kapasitas ini diharapkan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara,'' kata Direktur Utama PT Sentral Grain Terminal, Farhan Rio Gunawan, Jumat (2/12/2016).
 
SGT Terminal 2 memiliki fasilitas gudang penyimpanan atau flat storage berkapasitas sebesar 200.000 metrik ton (MT) dan fasilitas penyimpanan gudang silo dengan total kapasitas 100.000 MT. '
 
"Jumlah penyimpanan ini akan melebihi kapasitas gudang penyimpanan sebelumnya yang hanya 180.000 MT,'' ujarnya.
 
Kedua fasilitas tersebut, lanjut Farhan, didukung pengadaan terminal transit modern dengan sistem otomatis. Terminal ini akan menghubungkan dermaga pelabuhan ke tempat penyimpanan melalui food grade conveyor belt yang dijalankan secara otomatis dengan kapasitas transfer sebesar 1.300 MT per jam.
 
Farhan menambahkan, bahwa SGT Terminal 2 memiliki kemampuan pembongkaran dari kapal dengan kapasitas 26.000 MT dalam sehari. Selain itu, terminal ini juga punya kemampuan bongkar muat ke dalam truk logistik sebanyak 10.000 MT per hari.

"Dengan metode baru menggunakan sistem mekanikal pembongkaran langsung ke dalam conveyor belt yang beroperasi selama 24 jam, hasil yang didapatkan dapat menjadi dua kali lipat dari menggunakan metode lama,'' tuturnya.

Dia mengatakan, pembangunan SGT Terminal 2 ini merupakan bentuk dukungan SGT dan KBS dalam menopang kapasitas bongkar muat curah kering yang lebih efisien dari sisi waktu dan biaya. Sejauh ini di Indonesia saat ini belum ada fasilitas pembongkaran kapal yang menggunakan sistem teknologi seperti ini.

"Ini proyek kedua yang kami bangun, mengikuti proyek pertama yang juga sedang dalam tahap pembangungan di Teluk Lamong, Surabaya," katanya.

Adapun SGT Terminal 2 akan dibangun di atas lahan seluas 11.7 hektare dengan target penyelesaian pembangunan pada kuartal pertama tahun 2019. Peletakkan batu pertama pembangunanya sudah dilakukan Rabu (30/11/2016) lalu di Kawasan Krakatau Bandar Samudera, Pelabuhan Cigading, Banten.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.