Saat Mudik, 5.000 Kendaraan Diperkirakan Lintasi Tol Sumo Setiap Hari

Kompas.com - 28/06/2016, 22:42 WIB
Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) Seksi IV diresmikan Presiden Joko Widodo, Sabtu (19/3/2016). Dokumentasi Pusat Komunikasi Publik Kementerian PUPRTol Surabaya-Mojokerto (Sumo) Seksi IV diresmikan Presiden Joko Widodo, Sabtu (19/3/2016).
|
EditorHilda B Alexander

SURABAYA, KOMPAS.com - Kendaraan yang melintasi Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) ruas Krian-Mojokerto sepanjang 18,47 kilometer diperkirakan melonjak hingga 5.000 unit per hari pada saat mudik Lebaran 2016.

Jumlah tersebut naik lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa yang masih berada pada angka 2.000 hingga 3.000 kendaraan per hari.

Untuk melayani para pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas, PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) selaku pengelola, menyiapkan gardu sebanyak tiga unit entrance dan tiga unit exit, kendaraan patroli, kendaraan rescue untuk pertolongan pertama bila ada kecelakaan, satu unit mobil ambulans, dua unit mobil derek besar, dan sedang.

Direktur Teknik MNA Ari Wibowo menjelaskan, selain persiapan di atas, untuk sementara juga akan disediakan 4 gardu (dua exit dan dua entrance) di perbatasan antara ruas Krian-Mojokerto dan Mojokerto Barat-Mojokerto Utara.

"Tetapi, apabila dalam perkembangannya di ruas Mojokerto Barat-Mojokerto Utara hanya difungsikan satu arah, maka gardu yang dioperasikan disesuaikan dengan kebutuhan," kata Ari kepada Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com, Selasa (28/6/2016).

Sementara, Kepala Divisi Pelaksana PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) Samsul Chair, selaku pengelola ruas Mojokerto Barat-Mojokerto Utara telah memastikan lajur yang bisa difungsikan adalah lajur A untuk satu arah mudik.

"Lajur yang sama juga akan digunakan untuk arus arah balik," kata dia.

Secara umum, progres konstruksi Tol Sumo yang didesain sepanjang 36,27 kilometer sudah mencapai 73 persen. 

Rinciannya, Seksi IA Waru-Sepanjang 2,3 kilometer yang sudah beroperasi, Seksi IB Sepanjang-WRR 4,3 kilometer sudah 68 persen, Seksi II WRR-Driyorejo 5,1 kilometer dan Seksi III Driyorejo-Krian 6,1 kilometer baru 4 persen.

Sedangkan Seksi IV Krian-Mojokerto sepanjang 18,47 kilometer suah diresmikan dan beroperasi pada 13 Maret 2016.

"Konstruksi IB, II dan III sedang dikerjakan. Kami juga menunggu pembebasan tanah yang dilakukan pemerintah dan diharapkan Agusstus 2016 kelar. Targetnya Maret 2017 seluruhnya beroperasi," sebut Ari.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.