Terkait Peninjauan Kembali RTRW Jakarta, IAP Netral

Kompas.com - 13/05/2016, 17:30 WIB
Alat berat digunakan dalam pembuatan pantai pasir putih di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (28/3/2015). PT Pembangunan Jaya Ancol merencanakan memperluas area hiburan dengan melakukan reklamasi pantai seluas 32 hektar. KOMPAS / AGUS SUSANTOAlat berat digunakan dalam pembuatan pantai pasir putih di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (28/3/2015). PT Pembangunan Jaya Ancol merencanakan memperluas area hiburan dengan melakukan reklamasi pantai seluas 32 hektar.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Ahli Perencana (IAP) bersikap netral terhadap pilihan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan peninjauan kembali (PK) rencana tata ruang wilayah (RTRW) 2030 dan rencana detail tata ruang serta peraturan zonasi (RDTR & PZ).

Mereka menilai RTRW dan RDTR yang sudah ada saat ini merupakan kesepakatan bersama hasil dari proses yang panjang sebelumnya.

"Kami mendukung RTRW dan RDTR itu adalah produk yang sudah dibuat melalui proses panjang dan sudah final," jelas Ketua IAP, Bernardus Djonoputro, kepada Kompas.com, di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta, Jumat (13/5/2016).

Bernardus juga menilai, jika memang mau dilakukan penyempurnaan maka Pemprov DKI Jakarta harus melakukannya dengan benar dan sesuai peraturan yang sudah ada.

Namun, Bernardus melihat munculnya PK ini merupakan bukti ada gap atau jurang perbedaan yang sangat jelas di dalam Undang Undang Tata Ruang nomor 26 tahun 2007.

Oleh sebab itu, dia menyarankan agar PK juga turut dilakukan terhadap Undang Undang tersebut.

"Sebaiknya PK juga dilakukan terhadap Undang Undang nomor 26 tahun 2007 karena sudah waktunya, ini sudah 10 tahun dan kita sudah lihat plus minusnya," ungkapnya.

Menurutnya, produk keluaran Undang Undang tersebut cenderung pasif dan kaku. Rencana tata ruang di dalamnya bias terhadap infrastruktur.

Padahal perencanaan itu memiliki esensi untuk membuat kota-kota hidup dengan aspek sosial, ekonomi, dan budaya di dalamnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Apartemen
[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

Berita
Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Berita
Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Berita
Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Berita
Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Arsitektur
Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Kawasan Terpadu
Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Ritel
Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Berita
Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Perumahan
Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Berita
Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Berita
Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Berita
Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Berita
'Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group'

"Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group"

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X