Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 26/01/2016, 22:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, berada di wilayah yang strategis, berada di lintas timur dan lintas tengah Sumatera.

Perjalanan dari Medan ke Padang, Sumatera Barat, dan begitu pula sebaliknya, harus melewati kota tersebut.

Oleh sebab itu, Wali Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Umar Zunaidi Hasibuan, mengutarakan perlunya peningkatan infrastruktur.

"Kita berharap, infrastruktur ditingkatkan kualitasnya. Apalagi kita bersaing dengan negara sahabat karena Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) maka harusnya lebih baik lagi," ujar Umar kepada Kompas.com, Senin (25/1/2016).

Ia juga mengatakan, fasilitas di Tebing Tinggi saat ini sudah membaik. Di kota ini juga sudah terdapat rumah sakit tipe B yang menjadi rujukan untuk pasien di daerah sekitar Tebing Tinggi.

Selain itu, Umar juga mengatakan kota ini mulai didatangi banyak investor karena berada di daerah strategis.

Karena itu, pemerintah kota sudah menerapkan perizinan satu pintu sehingga investor tidak kesulitan mengurus perizinan.


Butuh rumah susun

Di bidang perumahan, kota yang berjarak 80 kilometer dari Ibu kota Sumatera Utara Medan ini, juga mulai menggalakkan pembangunan rumah.

Namun, karena lahannya tidak besar, Umar menyarankan masyarakat untuk tinggal di rumah susun (rusun).

"Seperti di kota, penduduk Tebing Tinggi harus membudayakan tinggal di rusun karena tinggal di bantaran sungai sudah tidak boleh," jelas Umar.

Menurut dia, pemerintah sudah menyadari hal tersebut dan mulai membangun rusun. Saat ini, sudah 4 menara rusun yang dibangun untuk masyarakat umum.

Rencananya, tahun ini Tebing Tinggi akan membangun 6 menara rusun tambahan untuk kebutuhan perumahan penduduk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+