Kementerian PUPR Bantah Bendungan Titab Bali Meledak dan Rusak

Kompas.com - 20/01/2016, 15:00 WIB
Semburan air ke atas menekan Plat Beton Penutup Tower Intake El. 132.57. Ini merupakan semburan air kedua yang terjadi pada Sabtu (16/1/2016).
dokumentasi Pusat Komunikasi Publik Kementerian PUPRSemburan air ke atas menekan Plat Beton Penutup Tower Intake El. 132.57. Ini merupakan semburan air kedua yang terjadi pada Sabtu (16/1/2016).
|
EditorHilda B Alexander

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Balai Wilayah Sungai Bali-Penida Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), I Ketut Jayada, membantah Bendungan Titab-Ularan, Buleleng, Bali, meledak, dan rusak.

Jayadi bahkan memastikan konstruksi tubung Bendungan Titab-Ularan, tidak mengalami kerusakan.

Hal ini menyusul terjadinya suara gemuruh yang mengakibatkan semburan air pada pukul 16.00 WITA, Sabtu (16/1/2016).

Menurut Jayada, dari hasil evaluasi secara konstruksi, tidak ada indikasi kerusakaan. Tubuh bendungan, pelimpah, maupun bangunan pengambilan (pengeluaran) secara prinsip dalam keadaan aman.

Evaluasi secara total terhadap bangunan utama diperlihatkan oleh monitoring instrumentasi bendungan yang sudah terpasang pada tubuh bendungan.

Adapun patok geser, pengukur rembesan, dan lain-lain tidak mengalami perubahan perilaku yang mengkhawatirkan (aman).

Celah pada dinding beton (parapet) bukan merupakan retakan, tetapi merupakan celah sambungan konstruksi.

"Dari evaluasi secara menyeluruh dapat disimpulkan saat ini kondisi Bendungan Titab-Ularan, dalam keadaan aman," jelas Jayada dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (20/1/2016).

Adapun suara gemuruh yang ditimbulkan semburan ini, menurut Jayada, terjadi karena percepatan debit yang masuk ke dalam bangunan pengambilan sehingga udara terperangkap di dalam konduit.

"Percepatan debit ini mengakibatkan terjadinya hujan di hulu bendungan," sebut Jayada.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X