Kompas.com - 19/12/2015, 14:00 WIB
Hingga saat ini pembebasan lahan seksi kedua fase I Tol Cisumdawu sudah mencapai 93 persen dan fase II mencapai 80,12 persen. Ridwan Aji Pitoko/Kompas.comHingga saat ini pembebasan lahan seksi kedua fase I Tol Cisumdawu sudah mencapai 93 persen dan fase II mencapai 80,12 persen.
|
EditorHilda B Alexander

SUMEDANG, KOMPAS.com - Pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 61,675 kilometer membuat harga tanah di sekitarnya melejit.

Hal itu disampaikan langsung Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Uumum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hediyanto W Husaini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Harganya kalau yang dipinggir jalan bisa naik sampai Rp 2 juta per meter persegi, tapi kalau di dalam masih sekitar Rp 80 ribu per meter persegi. Deviasinya memang sangat tinggi," sambungnya di lokasi proyek Tol Cisumdawu, Jumat (18/12/2015).

Pemerintah menyiapkan dana pembebasan lahan senilai Rp 2 triliun. Proses pembebasan lahan akan menggunakan metode sesuai Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012, yakni penetapan nilai setiap bidang dilakukan oleh tim penilai atau appraisal independen dengan mempertimbangkan nilai bangunan, nilai tanaman yang tumbuh di atas lahan, dan harga tanah berdasarkan lokasi.

Hasil penilaian tim independen itu bersifat final dan pemerintah wajib membayar sesuai nilai yang telah ditetapkan.

Nantinya, uang ganti rugi atau lebih dikenal dengan istilah konsinyasi itu akan dititipkan ke pengadilan.

Masyarakat yang berkeberatan bisa mengajukan banding atas keputusan tim appraisal, namun hak atas tanah yang akan dibebaskan telah hilang dan beralih ke pemilik proyek.

Dampaknya, proyek pembangunan jalan tol bisa segera dilakukan ketika uang pembebasan lahan sudah dititipkan ke pengadilan.

Cara ini diyakini mampu membuat pembebasan lahan tidak akan molor.

"Paling lama dalam waktu 2 tahun sudah bisa dibebaskan semua," sebut Hediyanto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.