Transaksi Akuisisi Hotel Mewah Tembus Rp 41,6 Triliun

Kompas.com - 19/10/2015, 12:00 WIB
InterContinental Hongkong IHGInterContinental Hongkong
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Jumlah aset hotel yang berpindah tangan di kawasan Asia Pasifik pada 2015 mencapai rekor tertinggi.

JLL Hotels and Hospitality Group mencatat ada enam transaksi perdagangan aset tunggal per September 2015, dengan total nilai lebih dari 3 miliar dollar AS atau ekuivalen sekitar Rp 41,6 triliun. Aset terbaru yang diakuisisi adalah InterContinental Hongkong senilai 929 juta dollar AS atau setara dengan Rp 12,6 triliun.

Direktur Pelaksana Penjualan Investasi JLL, Mike Batchelor, mengatakan, secara historis dalam setahun ada dua transaksi yang masuk kategori "mega". Ini dimungkinkan karena profil kepemilikan hotel dibangun dan dalam banyak kasus masih dimiliki keluarga asli atau badan terkait.

"Aset tersebut cenderung diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan jarang ditawarkan ke pasar," tambah Batchelor.

Tentu saja, fenomena ini direspons operator hotel dengan semakin agresif memburu aset-aset incaran. Pada Juli lalu misalnya, Hilton menjual aset mereka di Sydney, Australia, di bawah perjanjian pengelolaan jangka panjang, mirip dengan kesepakatan InterContinental Hongkong.

Investor tertarik mengejar peluang tersebut, bersaing dengan orang-orang ultra-kaya dan lembaga-lembaga pengelola dana investasi yang secara eksklusif memegang, dan mendominasi transaksi perdagangan aset tunggal.

Dalam beberapa kasus, profil pembeli yang terpincut mencaplok aset ini kemudian meluas, termasuk perusahaan asuransi asal China dan perusahaan ekuitas swasta yang didukung dana inti. Mereka gesit pasang kuda-kuda berburu aset potensial untuk diakuisisi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X