Kompas.com - 27/08/2015, 09:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam penilaian dan pemberian sertifikasi Green Label Indonesia pada produk-produk bahan bangunan, prosesnya tidaklah singkat dan mudah. Meski demikian, setifikasi di dalam negeri justru lebih murah. 

Menurut Ketua Green Building Council Indonesia (GBCI) Naning Adiningsih Adiwoso, Green Product Council Indonesia (GPCI) akan mengundang beberapa asosiasi terkait untuk membicarakan kesiapan industri dalam menciptakan produk yang lebih ramah lingkungan.

"Kita bisa ambil angka 5 (nilai tertinggi produk hijau), nanti jadi 7 atau 10. Dalam 10 tahun, diharapkan green industry menciptakan green product," ujar Naning kepada Kompas.com, Rabu (26/8/2015).

Naning menuturkan, hal ini dilakukan agar sertifikasi tidak mematikan industri tersebut. Tujuannya justru mengangkat industri supaya mau berubah. Mekanismenya adalah industri mendaftarkan ke GPCI. Kemudian, bersama asosiasi terkait, GPCI akan tentukan rating tools-nya.

Asosiasi akan menggunakan kriteria itu untuk memverifikasi, sementara yang mengeluarkan sertifikasi adalah GPCI. Sertifikasi ini mengikuti Standardisasi Nasional Indonesia, namun lebih detail sebagai produk hijau.

Saat ini, kata Naning, produk-produk dalam negeri harus mencari sertifikasi ke luar negeri. Pasalnya, belum ada badan yang mengeluarkan sertifikasi hijau secara resmi dan diakui. Meski belum menentukan berapa biaya yang harus dikeluarkan pelaku industri dalam menerbitkan sertifikat, Naning mengklaim, sertifikasi GPCI akan jauh lebih murah.

"Kalau sertifikasi di dalam negeri, industri tidak keluarkan cost ke luar negeri. GPCI sendiri organisasi non-profit, tujuan kita mendorong industri dan masyarakat untuk menggunakan produk hijau," jelas Naning.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inovasi dan Kreasi Jadi Upaya bagi Damai Putra Group untuk Penuhi Kebutuhan Pasar

Inovasi dan Kreasi Jadi Upaya bagi Damai Putra Group untuk Penuhi Kebutuhan Pasar

Hunian
Presiden Minta Kementerian PUPR Perlebar Jalan Pelabuhan Kijing ke Pontianak

Presiden Minta Kementerian PUPR Perlebar Jalan Pelabuhan Kijing ke Pontianak

Berita
Segera Hadir 442 Rumah Subsidi di Bandung Barat, Cek di Sini

Segera Hadir 442 Rumah Subsidi di Bandung Barat, Cek di Sini

Hunian
Gandeng China, Malaysia Bikin “Logistik Park” Seluas 260 Hektar

Gandeng China, Malaysia Bikin “Logistik Park” Seluas 260 Hektar

Fasilitas
Golden Dacron dan Informa Pasarkan Produk Furnitur Lokal

Golden Dacron dan Informa Pasarkan Produk Furnitur Lokal

Interior
Tengah Direvitalisasi, Terminal Tingkir Bakal Dilengkapi Hotel dan Pusat Belanja

Tengah Direvitalisasi, Terminal Tingkir Bakal Dilengkapi Hotel dan Pusat Belanja

Berita
[POPULER PROPERTI] BPN Serah Terima Proposal Pelepasan Kawasan Hutan ke KLHK

[POPULER PROPERTI] BPN Serah Terima Proposal Pelepasan Kawasan Hutan ke KLHK

Berita
Proyek Rel Simpang Joglo Masuk Tahap 2, Waspadai Kepadatan Lalu Lintas

Proyek Rel Simpang Joglo Masuk Tahap 2, Waspadai Kepadatan Lalu Lintas

Berita
Rusun KEK Tanjung Lesung Rampung, Bikin Pekerja Hemat Ongkos

Rusun KEK Tanjung Lesung Rampung, Bikin Pekerja Hemat Ongkos

Hunian
Ada Relaksasi Aturan Perjalanan, Sektor Transportasi Tumbuh Positif

Ada Relaksasi Aturan Perjalanan, Sektor Transportasi Tumbuh Positif

Berita
KTP Digital Sekaligus NPWP bagi Warga Pangkalpinang Tergantung Server Pusat

KTP Digital Sekaligus NPWP bagi Warga Pangkalpinang Tergantung Server Pusat

Hunian
Bus PPD Sumbang 3 Persen Keterangkutan Stasiun MRT Lebak Bulus, Begini Trik Pengelola

Bus PPD Sumbang 3 Persen Keterangkutan Stasiun MRT Lebak Bulus, Begini Trik Pengelola

Berita
Mulai Rabu Ini, Lewat Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Gratis

Mulai Rabu Ini, Lewat Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Gratis

Berita
Baru 1,6 Juta TORA Lepas dari Kawasan Hutan Produksi Konversi Tidak Produktif

Baru 1,6 Juta TORA Lepas dari Kawasan Hutan Produksi Konversi Tidak Produktif

Berita
Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.