Bersama Shanghai, Jakarta Dominasi Pembangunan Hotel Asia Pasifik

Kompas.com - 13/03/2015, 11:00 WIB
Sofitel So di dalam area pengembangan The Hundred, Mega Kuningan, Jakarta. the hundredSofitel So di dalam area pengembangan The Hundred, Mega Kuningan, Jakarta.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta yang berhasrat meningkatkan kelasnya menjadi international city, terus membangun hotel berstandard global. Hotel global sendiri, menurut analis Savills PCI Anton Sitorus merupakan syarat sebuah kota laik mendapat tahbis kota internasional.

Hingga akhir Februari 2015, ibu kota Indonesia ini tengah membangun 6.743 kamar hotel baru. Jumlah tersebut menempatkan Jakarta sebagai kota dengan pengembangan hotel terbanyak kedua di kawasan Asia Pasifik setelah Shanghai, Tiongkok, sebanyak 7.230 kamar.

Dengan demikian, Shanghai, dan Jakarta masih menempati posisi teratas dalam pembangunan hotel selama tiga tahun terakhir 2012-2015.

Menyusul kedua kota ini adalah Chengdu (Tiongkok) dengan 6.537 kamar, Bali (Indonesia) dengan 5.613 kamar, dan New Delhi, India, sebanyak 5.350 kamar.

Secara umum, STR Global, lembaga riset dan penyedia data perhotelan dunia yang berbasis di Inggris, melaporkan pengembangan hotel dalam kontrak kerjasama hingga Februrai 2015, di kawasan Asia Pasifik sebanyak 543.378 kamar dari 2.398 hotel.

"Pembangunan hotel tersebut meningkat 6,9 persen dari pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya," kata STR Global dalam keterangan tertulis yang dikirimkan melalui surel kepada Kompas.com, Jumat (13/3/2015).

Data yang dikumpulkan STR Global meliputi proyek-proyek dalam konstruksi, perencanaan akhir, tetapi tidak termasuk proyek dalam perencanaan yang belum dikonfirmasi. 

Hotel mewah 

Sementara menurut TOPHOTELPROJECTS, Jakarta juga saat ini sibuk mengembangkan sembilan hotel mewah dan supermewah yang seluruhnya berada di kawasan bisnis Segi Tiga Emas; Thamrin, Sudirman, Kuningan-Gatot Subroto.

Jakarta mengungguli Tokyo dan Hongkong dengan pengembangan 9 hotel premium baru dengan kamar sebanyak 2.546 unit. Tokyo sendiri sedang membangun 6 hotel mewah, dan Hongkong 7 proyek hotel baru.

Kesembilan hotel yang sedang dalam tahap konstruksi dan akan beroperasi hingga 2018 mendatang adalah The St Regis Hotel Jakarta, The Westin Hotel Jakarta, Rosewood Hotel, Sofitel So, The Regent Jakarta, Langham Hotel, W Hotel, Alila SCBD Jakarta, dan Waldorf Astoria Hotel.

Kehadiran mereka menyusul hotel esksiting sebelumnya yakni Fairmont Jakarta, dan Raffles Hotel Jakarta. Keduanya beroperasi pada kuartal pertama 2015.

Sebelumnya, beberapa merek  internasional telah membuka pintu untuk publik dalam kurun 1990-an hingga 2012. Contohnya, Luxury Collection, Hotel Indonesia Kempinski, Mandarin Oriental, Le Meridien, Grand Hyatt, Pan Pasific, InterContinental, Four Seasons, JW Marriott, dan The Ritz Carlton.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X