Tutup Atap Majestic Point Serpong, Prioritas Tawarkan Konsep "SOHO"

Kompas.com - 12/02/2015, 11:33 WIB
Kawasan Dok PT Prioritas Land IndonesiaKawasan "Segitiga Emas" Gading Serpong, yaitu Summarecon, Karawaci, dan BSD City saat ini masih menjadi incaran pengembang properti untuk mengembangkan apartemen dan kondotel. Gading Serpong saat ini juga mulai banyak bermunculan pusat bisnis, perdagangan, dan perkantoran.
Penulis Latief
|
EditorLatief
SERPONG, KOMPAS.com - PT Prioritas Land Indonesia (PLI) bersiap melakukan prosesi penutupan atap apartemen Majestic Point Serpong, Minggu (15/2/2015) nanti. Proyek pembangunan apartemen tersebut terhitung mulai pemancangan tiang pertamanya pada Desember 2012 dan mulai aktif dibangun sekitar April 2013 lalu.

"Ini sesuai rencana dan komitmen awal kami kepada konsumen, bahwa topping off kami lakasanakan di awal 2015," ujar Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia (PLI) Marcellus Chandra kepada Kompas.com, Kamis (12/2/2015).

Marcellus mengatakan, apartemen yang langsung sold out beberapa pekan setelah diluncurkan itu diharapkan selesai masuk tahap finishing pada Oktober 2015 nanti. Dia menargetkan penyerahan kunci juga dilaksanakan akhir tahun ini.

Berdasarkan riset Savills Indonesia, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini peminat apartemen terus meningkat. Dibandingkan era tahun 2000, selama sepuluh tahun ini apartemen banyak diburu pembeli.

Adapun Majestic Point Serpong merupakan apartemen dua tower yang terdiri dari 32 lantai dan 900 unit. Apartemen tersebut berada di "segitiga emas" kawasan Serpong, yakni Summarecon, Karawaci, dan BSD City. Lokasinya dapat diakses pintu tol Jakarta dan Merak, dan tol Jorr Jakarta – Serpong. Apartemen itu juga dikelilingi kampus dan sekolah, termasuk kampus baru Universitas Tarumanagara (Untar) yang masih sedang dalam tahap pembangunan.

Tren SOHO

Kawasan "Segitiga Emas" Gading Serpong, yaitu Summarecon, Karawaci, dan BSD City saat ini masih menjadi incaran pengembang properti untuk mengembangkan apartemen dan kondotel. Potensi bisnis apartemen dan hotel atau kondotel sangat tinggi untuk memenuhi kuatnya permintaan baik dari kalangan ekspatriat, terutama asal Jepang dan Korea Selatan, serta Eropa, atau kalangan domestik.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selain itu, Gading Serpong saat ini juga mulai banyak bermunculan pusat bisnis, perdagangan, dan perkantoran. Karena itu, konsep small office home office atau SOHO dibutuhkan di sini," ujar Marcellus.

Ia mengakui, melihat peluang dan kebutuhan tersebut, pihaknya juga memutuskan untuk menghadirkan puluhan unit SOHO yang dilego mulai Rp 600 juta hingga Rp 850 juta dengan luas 40 m2 – 80 m2. Lokasinya di lantai dasar Apartemen Majestic Point Serpong.

"Tapi saat ini hanya tersisa 20 unit dari sebelumnya 32 unit sejak kami luncurkan beberapa waktu lalu," katanya.

"Kelebihannya, konsep SOHO ini kan bisa buka 24 jam. Artinya, pemiliknya tidak akan terganggu untuk menjalankan aktivitas bisnisnya," tambahnya.

Baca juga: "Segitiga Emas" Gading Serpong Bersiap Jadi CBD Baru



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X