Harga Apartemen Supermewah Pun Ikut Naik

Kompas.com - 18/11/2014, 15:48 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang resmi berlaku hari ini berdampak pada meningkatnya harga properti. Pemberlakuan itu tak terkecuali untuk apartemen supermewah.

CEO Ciputra Group, Candra Ciputra, memastikan kenaikan harga properti yang dikembangkan kelompok usahanya pada awal 2015 mendatang.

"Kami harus menaikkah harga jual seluruh properti yang kami kembangkan saat ini. Baik properti yang sudah dalam tahap akhir pembangunan maupun baru mulai konstruksi," papar Candra kepada Kompas.com, Selasa (18/11/2014).

Kenaikan harga properti tersebut, lanjut dia, berkisar antara lima hingga delapan persen. Hal itu berlaku juga untuk properti paling mewah yang tengah mereka kembangkan, yakni Raffles Residence, di area pengembangan Ciputra World 1 Jakarta. Posisi harga Raffles Residence saat ini sudah menyentuh angka Rp 33 miliar atau Rp 82,5 juta per meter persegi.

Menurut Candra, kenaikan harga untuk apartemen supermewah sudah seharusnya terjadi. Pasalnya, pasokannya terbatas, namun peminatnya masih tinggi. Peminat tersebut merupakan kalangan atas yang termasuk dalam kategori ultra high networth individual (HNWI) yang tidak sensitif terhadap angka dan harga.

"Dengan kenaikan BBM ini otomatis kami akan menaikkan harga jualnya. Sampai saat ini sudah 80 persen dari total 88 unit sudah terokupasi," kata Candra.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X