Kompas.com - 03/11/2014, 10:35 WIB
Direktur Utama PT Wika Realty, Budi Saddewa Soediro, tengah melakukan prosesi penutupan atap kondotel Tamansari Jineng, Sabtu (1/11/2014) lalu. Wika  Realty memastikan proyek kondotel yang berlokasi di Jl Sunset Road, Kuta, Bali, akan selesai pembangunannya tepat  waktu. Dok Wika RealtyDirektur Utama PT Wika Realty, Budi Saddewa Soediro, tengah melakukan prosesi penutupan atap kondotel Tamansari Jineng, Sabtu (1/11/2014) lalu. Wika Realty memastikan proyek kondotel yang berlokasi di Jl Sunset Road, Kuta, Bali, akan selesai pembangunannya tepat waktu.
Penulis Latief
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com – PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty), anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., memastikan proyek Tamansari Jineng di Jl Sunset Road, Kuta, Bali, akan selesai pembangunannya tepat waktu. Saat ini proyek tersebut sudah memasuki tahapan penutupan atap.

"Setelah tahapan struktur selesai kami akan lanjutkan dengan finishing," ujar Direktur Utama PT Wika Realty, Budi Saddewa Soediro, Senin (3/11/2014).

Proyek Tamansari Jineng merupakan proyek kondominium hotel (kondotel) hasil kerjasama Wika Realty dan PT Angkasa Pura Property sebagai perwujudan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Budi menargetkan pada April 2015 mendatang kondotel ini sudah bisa menerima tamu.

"Daya tariknya adalah kawasan prime area dan kawasan bisnis yang berkembang sangat pesat di Bali. Letaknya juga cukup dekat dengan Kuta sebagai kawasan wisata. Jadi, kalau dilihat dari hukum properti bahwa lokasi merupakan pertimbangan utama dalam berinvestasi, kondotel ini sangat prospektif untuk berinvestasi," kata Budi.

Berdasarkan catatan Dinas Pariwisata Provinsi Bali, persentase kenaikan kedatangan wisatawan Singapura yang berlibur ke Pulau Dewata selama Januari-April 2014 merupakan yang tertinggi, yakni 51,79 persen atau menjadi 52.385 orang. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan periode yang sama 2013 hanya 34.511 orang.

Selain wisatawan Singapura, para pelancong dari China juga melonjak hingga 49,40 persen, menjadi 191.433 orang. Ini lebih tinggi dibandinggkan dengan periode sama 2013 hanya 128.134 orang. Sementara itu, prosentase peningkatan turis Malaysia ada di urutan ketiga 16.48 persen dengan 64.873 orang dari sebelumnya hanya 55.693 orang.

Budi mengatakan, bisnis kondotel memang tak lepas dari potensi pasar wisatawan di Bali yang terus meningkat, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Nantinya, kondotel tersebut akan dioperasikan sebagai hotel bintang empat oleh Golden Tulip, anggota Louvre Hotel Group, Perancis. Golden Tulip sendiri telah mengoperasikan banyak hotel di wilayah Eropa, Asia Pasifik, Amerika Selatan maupun Utara, Timur Tengah dan Afrika.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pasarkan sebagai lease hold selama 30 tahun dan ada opsi untuk memperpanjang 20 tahun kemudian. Investor akan mendapatkan garansi ROI 16 persen untuk dua tahun pertama," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X