Kompas.com - 14/10/2014, 16:58 WIB
Jalan layang KH Noer Ali Bekasi wartakotaJalan layang KH Noer Ali Bekasi
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com — Kawasan Bekasi ternyata digandrungi kalangan menengah ke atas kendati masih jadi bahan kelakar para netizen di media sosial. Hal itu terindikasi dari larisnya rumah-rumah kelas atas selama semester I tahun ini.

Berdasarkan catatan Cushman and Wakefield Indonesia, rumah menengah atas terserap 45 persen atau paling laris di antara pasokan rumah segmen lainnya. Menyusul kemudian rumah segmen kelas menengah yang laku terjual 35 persen, rumah kelas bawah 10 persen, dan kelas atas 10 persen. Sementara itu, hanya 30,77 persen kalangan menengah atas yang memilih Tangerang, 11,35 persen memilih Bogor dan Depok, serta hanya 9 persen memilih Jakarta.

"Harga rumah menengah atas itu dipatok sebesar Rp 1,4 miliar hingga Rp 1,9 miliar dengan ukuran bangunan 90-132 meter persegi dan dimensi lahan 105-200 meter persegi," jelas Senior Associate Director and Head of Research & Advisory Cushman & Wakefield Indonesia, Arief N Rahardjo, kepada Kompas.com, Selasa (14/10/2014).

Bekasi juga tercatat sebagai pemasok rumah terbesar kedua sebanyak 81.691 atau 25 persen dari total pasokan kumulatif 329.428 unit di seluruh kawasan Jadebotabek. Sementara pasokan baru sepanjang enam bulan 2014, berasal dari perumahan Kota Jababeka sebanyak 30 unit, Kota Harapan Indah 200 unit, dan Lippo Cikarang 38 unit.

Ke depan, lanjut Arief, Bekasi masih prospektif untuk dikembangkan sebagai kawasan perumahan. Pasalnya, kebutuhan terus meningkat, terutama dari pengguna akhir (end user) dengan tingkat penjualan sebanyak 93,2 persen atau tertinggi kedua setelah Tangerang yang mencatat 96 persen.

"Sementara untuk tingkat hunian, Bekasi mencatat performa terbaik dengan capaian 85,8 persen. Mengungguli Tangerang yang memperlihatkan tingkat hunian 83,6 persen," tandas Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.