Kompas.com - 24/09/2014, 12:09 WIB
Di tingkat atas menara, sebuah hotel mewah akan menempati lantai 80-109, sedangkan lantai sisanya diperuntukkan untuk kepentingan umum yang menampilkan sebuah dek dan atap kafe.
www.designboom.comDi tingkat atas menara, sebuah hotel mewah akan menempati lantai 80-109, sedangkan lantai sisanya diperuntukkan untuk kepentingan umum yang menampilkan sebuah dek dan atap kafe.
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan pencakar langit yang sedang giat dikerjakan Korea Selatan, dianggap hal yang penting. Kendati untuk beberapa kasus hanyalah sebuah simbol status, namun bangunan-bangunan tinggi mampu merespresentasikan etos, kerja keras dan disiplin tinggi.

Negeri ginseng merupakan satu dari sekian banyak negara yang gandrung akan gedung-gedung mengangkasa. Saat ini, mereka tengah membangun empat gedung dengan ketinggian di atas 200 meter. Satu di antara pencakar langit ini adalah Lotte World Tower yang menjulang di atas 500 meter sehingga dikategorikan sebagai megatall.

Direktur Pusat Kebudayaan Korea, Rezky Seokgi Kim, mengatakan, pencakar langit memang hanya merupakan simbol status.

"Namun, itu sekaligus bisa menegaskan status kemajuan ekonomi. Keberadaan pencakar langit tetap penting untuk menunjukkan kepada dunia mengenai keberhasilan sebuah bangsa, keberhasilan sebuah perusahaan, dan juga potret etos kerja dan kebudayaan," ujar Kim saat ditemui Kompas.com, Rabu (23/9/2014).

Dia menambahkan, untuk perusahaan-perusahaan dengan cakupan global, berkantor atau memiliki pencakar langit high profil sangat penting. "Itu untuk menarik minat pasar, dan juga penyewa. Perusahaan jasa keuangan, perbankan, dan asuransi, perlu berkantor di gedung seperti ini," imbuh Kim.

Lotte World Tower, contohnya. Struktur ini dimiliki oleh Lotte Group, sebuah imperium bisnis di bidang ritel. Lotte World Tower mencakup hotel dan perkantoran yang dirancang oleh arsitek ternama Kohn Pedersen Fox Associates yang juga mendesain Energy Tower Jakarta. Ketinggian gedung ini, bahkan mengalahkan One World Trade Center yang dibanggakan rakyat Amerika Serikat.

Menurut Council on Tall Buildings and Urban Habitat yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat, Lotte World Tower merupakan gedung tertinggi kesepuluh di dunia yang sedang dibangun. Gedung ini hanya kalah menjulang dari Kingdom Tower, Burj Khalifa, Suzhou Zhingnan Center, Ping An Finance Center, Wuhan Greenland Center, Shanghai Tower, Makkah Royal Clock Tower, Goldin Finance 117, dan Pearl of The North.

Selain Lotte World Tower dan tiga gedung jangkung yang sedang dalam tahap konstruksi, Korea Selatan juga bakal menambah koleksi pencakar langit dengan kategori supertall  atau gedung dengan ketinggian di atas 300 meter. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 14 gedung yang seluruhnya dalam status proposed dan vision.

Keempatbelas proyek baru tersebut adalah:

1. Sewun International Finance Tower setinggi 965 meter
2. Lotte Wrold II Tower (800 meter)
3. Dream Hub Archipelago Main Tower (665 meter)
4. Seoul Light DMC Tower (640.4 meter)
5. Triple One (620 meter)
6. International Business Center (580 meter)
7. Hyundai Global Business Center (539.8 meter)
8. Hangang City Tower (514 meter)
9. Millenium Tower 130 (510 meter)
10. Songdo Dawoo Tower (510 meter)
11. Dancing Dragon Tower (446 meter)
12. World Business Center Solomon Tower (408 meter)
13. Block H (385,9 meter)
14. HUD Triple Square (375.7 meter)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.