JORR W2 Beroperasi, Harga Lahan dan Properti di Kawasan Ini Melesat Tinggi

Kompas.com - 20/07/2014, 13:23 WIB
Ilustrasi: pembangunan jalan tol KOMPAS/YUNIADHI AGUNGIlustrasi: pembangunan jalan tol
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Pembukaan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W 2) seksi Ciledug-Ulujami sepanjang sepanjang 2 km pada 22 Juli 2014 mendatang, menyusul beroperasinya seksi Kebon Jeruk-Ciledug (5,6 km) sejak 27 Desember 2013, akan menambah akses dan mempercepat akselerasi pertumbuhan sektor properti di kawasan- kawasan yang dilintasinya.

Hal tersebut ditandai dengan pembangunan hunian dan komersial serta lonjakan harga lahan dan properti di atasnya yang terjadi sangat signifikan. Bahkan, realisasi pembangunan properti komersial diprediksi akan bertambah semarak, seiring meningkatnya permintaan dan telah padatnya kawasan perkantoran di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Demikian rangkuman pendapat pengamat dan praktisi bisnis properti yang disampaikan kepada Kompas.com, Minggu (20/7/2014).

Menurut CEO Leads Property Indonesia, Hendra Hartono, perkembangan properti di kawasan-kawasan sepanjang Kebon Jeruk-Ulujami tidak kalah menarik dan marak dengan kawasan arteri Pondok Indah, Jl Panjang, hingga Kebon Jeruk. Preferensi untuk berbisnis dan tinggal di sepanjang jalur tersebut pun bakal seperti Pondok Indah-TB Simatupang (Jakarta Selatan) atau pun Puri Indah-Kebon Jeruk (Jakarta Barat).

"Pendek kata, Kebon Jeruk-Ulujami akan tampil sebagai kawasan tandingan yang setara dengan jalur S Parman-Gatot Soebroto-MT Haryono yang notabene dilewati jalur tol dalam kota. Yang membedakan hanya fasilitas transportasi umumnya. Kebon Jeruk-Ulujami belum dilengkapi jaringan transportasi umum memadai dan jalan lokalnya sempit. Jadi perlu dilakukan pelebaran," jelas Hendra.

Pendapat serupa dikemukakan Direktur PT Ciputra Property Tbk., Artadinata Djangkar. Menurutnya, JORR W2 secara signifikan akan membuat kawasan sekitar Kebon Jeruk-Ulujami menjadi sangat terbuka dengan aksesibilitas tinggi.

"JORR W2 merupakan major road, karena bukan hanya toll road  tapi juga disertai dengan arterial road. Hanya saja di beberapa bagian, arterial road-nya masih belum baik," kata Arta.

Kawasan yang diuntungkan

Penggal antara Puri Indah sampai dengan Tol Sediyatmo, menurut Arta, merupakan titik-titik strategis yang paling mendapat manfaat dari selesainya JORR dan JORR W2. Arus dari Jakarta Selatan ke bandara dan sebaliknya akan melalui ruas ini.

"Potensinya bahkan akan lebih baik ketimbang TB Simatupang dengan beberapa pertimbangan; yakni lebih dekat dan lebih banyak dilalui oleh warga masyarakat yang menuju Bandara International Soekarno-Hatta," tandas Arta.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X