Kompas.com - 08/07/2014, 17:10 WIB
Vereos, jawaban bagi kota-kota pesisir yang kekurangan lahan pertanian. Fastcoexist.comVereos, jawaban bagi kota-kota pesisir yang kekurangan lahan pertanian.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Beberapa kota besar di seluruh dunia kini mulai kekurangan ruang untuk melakukan kegiatan agrikultur. Sebagai contoh, penduduk Jepang perlu mengimpor bahan-bahan makanannya dari area pertanian yang berjarak ribuan kilometer dari pusat kota.

Hal tersebut menjadi perhatian desainer asal Jerman, Philipp Hutfless. Hutfless kini bekerja di University of Applied Sciences di Darmstadt, Jerman. Ini akan jadi kabar baik bagi kota besar, khususnya kota-kota pesisir di seluruh dunia, karena Hutfless menawarkan solusi yang disebutnya dengan nama "Vereos".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Vereos sangat istimewa karena konsep baru dan inovasinya. Ini menyatukan keuntungan dari beberapa area teknis. Mula-mula, Anda bisa menumbuhkan sayur-mayur secara independen dari cuaca. Karena itu, Anda bisa memiliki hasil panen yang lebih baik," ujar Hutfless dalam situs resmi James Dyson Foundation.

www.fastcoexist.com Hutfless mendapatkan ide ini ketika tinggal di Tokyo, Jepang. Dia menyaksikan sendiri kurangnya ruang untuk melakukan kegiatan agrikultur. Hal ini terjadi tidak hanya di pusat kota, namun juga di daerah pinggir kota.
Hutfless mendapatkan ide ini ketika tinggal di Tokyo, Jepang. Dia menyaksikan sendiri kurangnya ruang untuk melakukan kegiatan agrikultur. Hal ini terjadi tidak hanya di pusat kota, namun juga di daerah pinggir kota.

"Tidak masuk akal membawa makanan lebih dari ribuan kilometer," ujar Hutfless.

Dia juga mengungkapkan, kini sudah tiba waktunya masyarakat menghasilkan sendiri makanan yang dibutuhkannya. Namun, untuk tujuan tersebut Hutfles tidak menyarankan pembangunan pertanian dan perkebunan vertikal. Dia menganjurkan pembuatan rumah kaca mengambang yang memanfaatkan teknologi hidroponik.

Berdasarkan rancangannya, Vereos dibuat dari rangka aluminium dan dilapisi dengan plastik yang tebal. Vereos cocok untuk kota-kota pesisir yang bermasalah dengan ketersediaan lahan perkebunan dan pertanian, termasuk Jakarta.

Solusi tersebut memiliki konsep yang sama dengan rumah kaca, namun mampu mengambang di laut, dan memproduksi energi untuk kebutuhannya sendiri. Vereos dirancang agar mampu mendaur ulang air bersih dan memanfaatkan panel solar.

www.fastcoexist.com Solusi tersebut memiliki konsep yang sama dengan rumah kaca, namun mampu mengambang di laut, dan memproduksi energi untuk kebutuhannya sendiri. Vereos dirancang agar mampu mendaur ulang air bersih dan memanfaatkan panel solar.
Seperti dikutip dalam Fastcoexist.com, Vereos hasil rancangan Hutfless memiliki ukuran 42 kaki persegi (sekitar 3,9m2). Ruang dengan luas terbatas ini bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran.

Hutfless juga secara khusus merancang adanya fasilitas penjernihan air di Vereos. Fasilitas tersebut berfungsi memompa air laut dengan tekanan tinggi melewati membran. Hal ini akan menghasilkan air bersih.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.