Kompas.com - 04/07/2014, 08:04 WIB
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Badai Arthur yang menerjang wilayah Pantai Atlantik Amerika Serikat berpotensi menimbulkan kerusakan ratusan ribu rumah dengan nilai rekonstruksi triliunan rupiah.

Laporan CoreLogic menyebutkan, di jalur bencana, badai Arthur diproyeksikan akan melewati Carolina dan sepanjang Pantai Timur AS.

Ilmuwan senior CoreLogic Spatial Solutions, Tom Jeffery, menyayangkan bahwa badai resmi pertama musim ini yang terjadi pada saat liburan akhir pekan. Namun begitu, ia menyarankan masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan peringatan pemerintah.

Meskipun "Arthur" diklasifikasikan sebagai badai Kategori 1, angin kencang, hujan deras dan kerusakan yang disebabkan oleh gelombang badai mungkin jauh lebih besar efeknya di New England dan bahkan Kanada.

Data menunjukkan total hunian yang berpotensi luluh lantak akibat badai ini mencapai 163.274 unit dengan perkiraan nilai rekonstruksi menembus angka Rp 441 triliun. Seluruh jumlah rumah tersebut berada di area yang saat ini dikenal sebagai "kerucut ketidakpastian" dan berisiko hancur terkena gelombang badai.

Analisis CoreLogic mengukur paparan kerusakan hanya dari gelombang badai, tidak termasuk potensi kerusakan dari angin dan hujan yang berhubungan dengan badai.
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.