Pengembang Nasional Masuk, Harga Lahan di Jayapura Melesat

Kompas.com - 09/06/2014, 12:44 WIB
Ilustrasi. Perkembangan bisnis dan industri properti memicu kenaikan harga lahan di Jayapura. www.shutterstock.comIlustrasi. Perkembangan bisnis dan industri properti memicu kenaikan harga lahan di Jayapura.
|
EditorHilda B Alexander
JAYAPURA, KOMPAS.com - Mulai tumbuhnya bisnis dan industri properti di Papua, khususnya Jayapura, menyebabkan harga lahan juga ikut bergerak naik. Masuknya pengembang Nasional seperti Ciputra Group, membuat eskalasi pertumbuhan harga semakin cepat.

Jika sebelumnya, harga lahan di jalan-jalan utama kota Jayapura sekitar Rp 2 juta per meter persegi. Kini sudah menembus angka Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per meter persegi.

Ciputra Group sendiri akan mengembangkan CitraLand Jayapura di kawasan Entrop. Kawasan ini masih termasuk dalam area pusat bisnis kota. Tak mengherankan jika unit-unit rumahnya nanti dipatok dengan banderol harga Rp 600 juta hingga Rp 2 miliar per unit.

Menurut Direktur Ciputra Group, Harun Hajadi, CitraLand Jayapura akan dirilis kepada publik akhir tahun 2014.

"Kami mematok harga setinggi itu, karena harga lahan di Jayapura juga sudah merangkak naik. Kami memutuskan untuk menjual rumah dengan segmen menengah atas dengan patokan harga lahan sekitar Rp 1,5 juta per meter persegi," kata Harun kepada Kompas.com, Senin (9/6/2014).

Sementara Ketua DPD REI Papua, Poerbaraya, mengatakan, meski perkembangan bisnis dan industri properti di Papua akan semakin melesat dengan segmen pasar bervariasi. Perkembangan ini yang akan mendongkrak harga lahan semakin tinggi.

"Meski demikian, pasar Papua masih didominasi kelas menengah bawah. Kelas menengah atas memang banyak. Namun kami tetap membangun rumah subsidi dan rumah sederhana dengan harga Rp 185 juta hingga Rp 350 juta karena pasarnya banyak," tandasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X