Kompromi, Kunci Sukses Mendesain Rumah Baru

Kompas.com - 24/05/2014, 16:26 WIB
Ilustrasi. Nickey-KehoeIlustrasi.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com — Pernikahan memang bukan akhir dari hidup Anda. Sebaliknya, masih banyak tantangan dan pengalaman baru menanti setelah menikah. Salah satu tantangan baru yang akan Anda alami sendiri setelah menikah adalah berbagi rumah dengan pasangan.

Desainer interior Estee Stanley berbagi cara sederhana agar Anda dan pasangan bisa lebih mudah menata rumah baru.

Stanley menegaskan, meskipun sudah merasa cocok dengan pasangan, belum tentu Anda berbagi selera dekorasi yang sama. Tidak mustahil Anda berdua memiliki selera yang jauh berbeda. Jika itu terjadi, tidak perlu panik. Selalu ada keseimbangan dalam tekstur dan gaya dekorasi maskulin serta feminim.

Selain itu, dua gaya yang tampaknya tidak serasi pun sebenarnya bisa bersandingan. Misalnya, gaya dekor tradisional dan modern minimalis. Kunci mendapatkan tampilan yang serasi adalah dengan tepat mencampurkan furnitur, tekstil, dan pencahayaan dalam berbagai bentuk dan tekstur.

Pertama-tama, Stanley menganjurkan Anda mencoba menggunakan barang yang sudah ada. Tidak sekadar menggunakannya, usahakan sebaik mungkin mendekorasi dengan cantik. Anda bisa mengganti atau menambahkan beberapa hal agar barang tersebut lebih menarik.

"Jika Anda mengombinasikan furnitur yang sudah ada sebelumnya, evaluasi dahulu tampilan keseluruhan jika menggunakan furnitur tersebut. Jika pasangan tidak bisa melepaskan sofa pojoknya, namun Anda lebih menyukai sofa dengan garis yang lebih lembut, cobalah melembutkannya dengan menempatkan throws atau selimut tebal berbulu, serta bantal-bantal empuk. Jika punya lampu yang Anda suka, namun pasangan tidak menyukainya, coba ubah tampilan lampu dengan mengganti tudungnya," ujar Stanley.

Selanjutnya, ketika Anda memerlukan barang baru, ajaklah pasangan ikut berbelanja. Cari barang yang bisa disukai semua. Anda bisa membeli kursi dengan bentuk kesukaan, namun menggunakan corak kesukaan pasangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terakhir, ketahui waktunya berkompromi. Terkadang, Anda atau pasangan mungkin bisa bersikeras mengenai sesuatu. Dalam menghadapi keadaan seperti ini, cobalah berkompromi dan memasukkan keinginan pasangan dalam gambaran desain interior rumah secara umum. Siapa tahu, sofa pilihan pasangan sebenarnya cocok dengan karpet pilihan Anda.

"Jika salah satu dari Anda begitu yakin dengan satu benda, daripada menolak keinginan pasangan, pikirkan bagaimana Anda bisa memasukkan barang tersebut dalam visi keseluruhan dekorasi rumah. Mungkin meja kopi yang mereka inginkan sebenarnya tampak baik dengan area rug. Ketika Anda bersedia memberi sedikit, begitu juga dengan pasangan Anda!" pungkasnya.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X