Kompas.com - 22/05/2014, 20:17 WIB
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta menempati posisi nomor satu di kawasan Asia Pasifik dalam pertumbuhan perkantoran selama kuartal I 2014. Ibukota Indonesia ini mencatat kinerja pertumbuhan harga sewa sebesar 27,29 persen lebih tinggi dibanding pencapaian kuartal I 2013.

Harga sewa perkantoran di Jakarta mencapai posisi rerata Rp 449.446 per meter persegi. Pada periode yang sama tahun lalu, nilai harga sewa hanya menembus angka Rp 352.092 per meter persegi.

Pertumbuhan harga sewa itu terjadi dipicu ekspansi perusahaan-perusahaan. Selain itu, tingkat kekosongan ruang kantor jugs mengecil menjadi 6,6 persen. Dengan tidak adanya pasokan tambahan selama kuartal pertama 2014, ditambah beberapa gedung lama yang sedang direvitalisasi, tingkat hunian perkantoran di Jakarta mengalami tekanan ke tingkat lebih tinggi. Permintaan akan ruang sewa dan aktifitas transaksi sebagian besar untuk luas ruang di bah 300 meter persegi karena terbatasnya persediaan.

Senior Associate Director, Research & Advisory, Cushman & Wakefield, Indonesia, Arief Rahardjo, mengatakan, walaupun Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) menyebabkan sikap wait and see di pasar, permintaan perkantoran akan mengalami pertumbuhan positif.

"Ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang juga diperkirakan positif selama 2014 dan iklim bisnis yang secara keseluruhan akan bertambah baik, khususnya setelah pemilihan presiden berlangsung," ujar Arief kepada Kompas.com, Kamis (22/5/2014).

Menyusul Jakarta adalah Manila (Filipina) sebesar 17,61 persen, Shenzhen (Tiongkok) sebesar 17,40 persen, dan Pune (India) sebanyak 16,57 persen. Di pasar-pasar utama seperti Singapura dan Tokyo, ketiga kota ini cukup menonjol dengan aktifitas pasar sewa yang positif didorong oleh sentimen bisnis yang membaik.

Sementara itu, kota-kota berkembang yang kuat dengan ekonomi domestiknya terus memimpin dalam hal pertumbuhan harga sewa di kawasan Asia Pasifik. Pasokan terbatas di kota-kota utama seperti Tokyo dan Singapura membuat keadaan kondusif terhadap pertumbuhan harga sewa. Walaupun demikian, kota-kota lainnya di Asia Pasifik masih tetap jalan di tempat dengan harga sewa yang mendatar bahkan menurun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.