Perlu, Pencantuman Nama Arsitek pada Proyek Properti!

Kompas.com - 01/05/2014, 10:36 WIB
Ketua IAI Jakarta, Steve JM, dalam konferensi pers Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, Kamis (17/4/2014). Tabita / KOMPAS.comKetua IAI Jakarta, Steve JM, dalam konferensi pers Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, Kamis (17/4/2014).
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencantuman nama arsitek pada hasil karya desainnya terutama gedung pencakar langit, bukan sekadar bentuk apresiasi, namun juga kontrol. Sehingga tidak hanya menguntungkan sang arsitek, namun juga masyarakat umum.

Pencantuman nama arsitek fungsinya ada dua, pertama sebagai apresiasi, kedua sebagai kontrol. Kalau namanya ada di gedung itu kan bagus. Pengecekannya mudah. Kalau bangunannya jelek dan kemudian roboh, arsitek bisa didatangi dan dievaluasi pengawas bangunan gedung dan masyarakat. Arsitek akan berpikir dua kali mendesain bangunan yang sama. Ini yang sedang kami dorong," ujar Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, Steve J Manahampi. 

Hal ini, menurut Steve, berbeda dengan hak cipta. Hak cipta para arsitek sudah diakui. Kini, tinggal publikasi saja yang perlu lebih digencarkan. Dengan publikasi lebih baik, pengakuan secara publik pun lebih besar.

"Sebetulnya hak ciptanya sudah ada, tapi belum didorong publikasinya. Kita ingin semua pengembang mencantumkan nama arsiteknya siapa. Sebetulnya itu bentuk tanggung jawab juga, masyarakat jadi tahu siapa yang mendesain (bangunan) ini. Sementara, hak cipta sebenarnya sudah ada. Arsitek bisa mengajukan sebuah desain bahwa ini hak ciptanya. Tapi, pengakuan secara publik itu yang mau kita dorong," imbuh Steve.

Menurut Steve, masyarakat dan pengembang pada gilirannya akan tahu kapasitas arsitek di Indonesia. Ketika pengembang ingin membangun satu proyek tertentu, mereka bisa menugaskan arsitek lokal dengan kemampuan yang mumpuni di bidang bersangkutan.

"Ini bentuk simbiosis yang baik antara kontrol dan mengangkat nama arsitek di Indonesia juga," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Berita
Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Berita
Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Kawasan Terpadu
Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Kawasan Terpadu
Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Berita
Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Konstruksi
Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Perumahan
'Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya'

"Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya"

Kawasan Terpadu
Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips
BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

Berita
Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Apartemen
1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

Perumahan
Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Berita
Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X