Kompas.com - 28/03/2014, 17:26 WIB
|
EditorLatief
BEKASI, KOMPAS.com - Selain sektor otomotif, raksasa Jepang juga sudah lama "menanam" tentakelnya di sektor properti Indonesia sejak tiga dekade lalu. Cengkeraman tersebut kian menguat saat investor (pengembang) yang selama ini menjadi raja di negaranya mulai mengincar Indonesia.

Salah satunya adalah Marimo Co., Ltd. Kelompok bisnis yang populer dengan sebutan pengembang sejuta menara kondominium di Negeri Sakura itu akan memperluas jaringannya dengan membangun properti sejenis di Bekasi. Melalui PT Marimo Property, mereka akan berkolaborasi secara strategis dengan PT Metropolitan Land Tbk (Metland).

"Kami akan membangun apartemen di Bekasi, karena pasarnya luar biasa besar. Di sini banyak kawasan industri yang diisi perusahaan nasional dan juga multinasional seperti Toyota, dan Honda yang juga berasal dari Jepang," ujar Presiden Direktur PT Marimo Property, Yasuhiko Kawai, kepada Kompas.com, Jumat (28/3/2014).

Sebagai langkah pertama, Marimo membeli 48 unit apartemen dan sebagian unit perkantoran M Gold Tower Bekasi. Perkantoran ini dikembangkan oleh Metland.

"Apartemen tersebut akan mereka sewakan kembali kepada ekspatriat asal Jepang dan negara Asia lainnya. Sementara perkantorannya akan mereka gunakan sendiri," kata Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk., Nanda Widya.

Kehadiran Marimo Co. Ltd., menambah panjang daftar pengembang Jepang di Indonesia. Gelombang pertama yang membawa arus kapital Negeri Sakura tersebut adalah Mitsui Corporation, JAL Hotels Corporation, Tokyu Land, Sumitomo, Kyoei Corporation, dan Shimizu Corporation. Selain itu, ada juga Marubeni, Kajima, Sojitz, dan Itochu sebagai generasi berikutnya.

Menariknya, perusahaan-perusahaan tersebut tak hanya berbisnis inti sebagai developer, melainkan juga kontraktor. Proyek-proyek yang mereka bangun berpengaruh besar terhadap konstelasi sektor industri properti di Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya berkontribusi positif dan mendorong pertumbuhan perekonomian Nasional, seperti kawasan industri.

Jenis-jenis properti tersebut ditempati perusahaan-perusahaan Jepang yang membangun pabrik sekaligus berproduksi di sini. Sebagian besar bergerak di bidang industri otomotif, makanan, kimia, material bangunan dan lain sebagainya yang padat modal dan tenaga kerja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.