Kompas.com - 13/03/2014, 11:16 WIB
Temuan lainnya adalah karya dekoratif interior Dok. Semen Tiga Roda Temuan lainnya adalah karya dekoratif interior "PaStones". Karya ini juga telah mengalami proses penelitian lebih lanjut yang dilakukan secara bersama oleh Indocement dan Laxsvin Art, milik Sumarsono.
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia memiliki banyak sumber daya dan talenta yang dapat memberikan manfaat untuk kemajuan sektor konstruksi dan properti. Talenta-talenta itu menghasilkan karya inovatif, kreatif, dan bernilai.

Demikian dikatakan Ketua Panitia Pelaksana Indocement Awards 2014 Troy D Soputro seusai "Kick-off Meeting" rangkaian kegiatan Indocement Awards 2014, Rabu (12/3/2014). Saking banyaknya sumber daya dan talenta itu, lanjut Troy, pengaruhnya akan sangat signifikan jika direalisasikan dalam konteks industri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Individu-individu seperti mahasiswa dan para akademisi mampu menghasilkan karya-karya inovatif dan aplikatif, serta memberi manfaat untuk kemajuan sektor industri konstruksi dan properti," kata Troy.

Karya-karya tersebut, lanjut Troy, tengah dalam proses pengembangan dan penyempurnaan yang berpotensi diproduksi secara massal. Contohnya, kusen beton, fondasi tiang pancang, dan bata ringan dengan material dari lumpur Sidoarjo.

Sementara itu, Kepala Balai Perumahan dan Lingkungan Puslitbang Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum Arief Sabaruddin menambahkan, karya-karya inovatif tersebut bisa dijadikan alat untuk menerobos kebijakan dalam tataran pengambil keputusan.

"Kementerian Pekerjaaan Umum perlu mengakomodasi inovasi-inovasi ini karena Indonesia punya persoalan kompleks yang tak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Kontribusi masyarakat sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kompetisi diciptakan untuk menghasilkan lebih banyak lagi terobosan," kata Arief.

Temuan-temuan baru yang dihasilkan dari ajang seperti Indocement Awards ini, tambah Arief, sangat mungkin menjadi solusi dan bahkan menjadi bagian dari program Kementerian Pekerjaan Umum, seperti penataan rumah kumuh, permukiman untuk daerah rawan bencana, permukiman daerah tertinggal, pembangunan infrastruktur, utilitas, dan fasilitas publik.

"Kita sudah menghasilkan teknologi rumah instan sederhana sehat (RISA) yang sudah diimplementasikan di beberapa wilayah. Jadi, ajang kompetisi seperti ini memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam terobosan kebijakan publik," tandas Arief.

Fondasi tiang pancang

Salah satu temuan menarik yang dihasilkan dari perhelatan Indocement Awards adalah fondasi tiang pancang karya mahasiswa dan dosen Universitas Tanjungpura. Bersama Indocement, mereka telah melakukan penelitian bersama guna menghasilkan desain optimal fondasi tiang pancang untuk tanah lunak. Desain tiang pancang ini ditujukan untuk menggantikan fondasi tiang tongkat atau "cerucuk".

Temuan lainnya adalah karya dekoratif interior "PaStones". Karya ini juga telah mengalami proses penelitian lebih lanjut yang dilakukan secara bersama oleh Indocement dan Laxsvin Art, milik Sumarsono.

Pencapaian terbesar dari kolaborasi ini adalah pemecahan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri) sebagai relief semen putih dan kertas daur ulang terbesar, dengan panjang 25 meter. Saat ini, relief tersebut menjadi bagian dari dekorasi interor Muri di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.