Para pengunjung dapat menyentuh video glass tersebut untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan. Kaca video itu dipasang pada jendela-jendela toko, dan juga bangunan-bangunan tinggi berkategori pencakar langit.
Teknologi video glass ini dikembangkan untuk menggantikan iklan video LED yang ada pada gedung-gedung tinggi dengan sistem hemat energi. Video glass dapat mengubah seluruh bangunan menjadi layar proyeksi.
Berbeda dengan teknologi LED, video glass merupakan produk ramah lingkungan yang dapat mengurangi polusi cahaya, dan juga lebih hemat biaya.
"Lampu LED cukup terkonsentrasi. Jika melihatnya langsung, Anda akan merasa tidak nyaman. Tapi, jika memandang video glass dengan cahaya menyebar, Anda akan merasa berdiri di depan layar. Anda seolah dapat menonton secara langsung tayangan iklan-iklan tersebut," kata Crystal Folk.
Crystal Folk sendiri merupakan salah satu pengembang video glass. Ia dan timnya mengembangkan sistem yang akan mengubah setiap panel kaca menjadi layar proyeksi.Tren seperti itu menstimulasi para pengembang untuk menyertakan video glass pada setiap proyek barunya sebagai tambahan aliran pendapatan mereka.
Pasalnya, sudah banyak perusahaan periklanan yang memanfaatkan teknologi dengan menggandeng para pemilik gedung.