Kompas.com - 24/02/2014, 12:27 WIB
Video glass mulai dikembangkan dan cntvVideo glass mulai dikembangkan dan "ditanam" di gedung-gedung komersial Hongkong, menggantikan layar raksasa LED.
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Keramaian kota Hongkong sebagai salah satu pusat keuangan dan komersial global baru-baru ini berubah menjadi lebih menarik pada siang dan malam hari. Saat membuka jendela, Anda akan mendapati teknologi kaca video (video glass) yang menawarkan kampanye iklan interaktif.

Para pengunjung dapat menyentuh video glass tersebut untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan. Kaca video itu dipasang pada jendela-jendela toko, dan juga bangunan-bangunan tinggi berkategori pencakar langit.

Teknologi video glass ini dikembangkan untuk menggantikan iklan video LED yang ada pada gedung-gedung tinggi dengan sistem hemat energi. Video glass dapat mengubah seluruh bangunan menjadi layar proyeksi.

Berbeda dengan teknologi LED, video glass merupakan produk ramah lingkungan yang dapat mengurangi polusi cahaya, dan juga lebih hemat biaya.

"Lampu LED cukup terkonsentrasi. Jika melihatnya langsung, Anda akan merasa tidak nyaman. Tapi, jika memandang video glass dengan cahaya menyebar, Anda akan merasa berdiri di depan layar. Anda seolah dapat menonton secara langsung tayangan iklan-iklan tersebut," kata Crystal Folk.

Crystal Folk sendiri merupakan salah satu pengembang video glass. Ia dan timnya mengembangkan sistem yang akan mengubah setiap panel kaca menjadi layar proyeksi.

Fok berharap, video glass akan memberikan pengiklan media alternatif di luar dinding video elektronik besar dengan layar LED raksasa di seluruh bangunan di distrik perbelanjaan besar seperti Times Square. Sebagai permulaan, video glass ini digunakan pada jendela-jendela bangunan komersial di Hongkong Times Square. Jendela-jendela tersebut menjadi media iklan paling atraktif pada siang dan juga malam hari.

Tren seperti itu menstimulasi para pengembang untuk menyertakan video glass pada setiap proyek barunya sebagai tambahan aliran pendapatan mereka. Pasalnya, sudah banyak perusahaan periklanan yang memanfaatkan teknologi dengan menggandeng para pemilik gedung.

Saat ini, banyak pengembang tertarik mempromosikan proyek mereka sebagai media video glass. Mereka sadar, video glass akan mengubah dan memengaruhi cakrawala kota Hongkong, utamanya pencakar langit.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber cntv
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.