MAPA diminta membangun sebuah rumah peristirahatan keluarga di Pegunungan Andes. Mencapai lokasi tersebut saja tidak mudah, apalagi harus bertahan hidup di sana. Karena itu, MAPA yang terdiri atas Cristian Larraín, Matías Madsen, dan Bernardo Valdés harus mencari cara agar rumah buatan mereka nyaman dan aman ditinggali.
www.dezeen.com Pintu berwarna merahlah satu-satunya bagian yang menarik perhatian. Padahal, jika masuk ke dalamnya, Anda akan melihat ada dua volume lebih kecil yang membuat Anda seolah melihat
MAPA mendapat inspirasi dari gudang yang terbuat dari lempengan kayu. Gudang tersebut berada tidak jauh dari lokasi "MR House". Idenya adalah bekerja dengan volume tertutup. MAPA membangun bagian eksterior rumah terlebih dahulu, baru membangun interiornya.
Di dalam, MAPA membangun volume-volume lebih kecil yang berfungsi sebagai ruangan terpisah. Volume-volume tersebut berbentuk seperti gudang kecil di dalam rumah. Sekilas, rumah ini seperti memiliki "rumah di dalam rumah".
www.dezeen.com Bangunan seluas 170 m2 tersebut memiliki ruang-ruang yang sama dengan rumah pada umumnya, yaitu ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar tidur, dan kamar mandi.
Bangunan seluas 170 m2 tersebut memiliki ruang-ruang yang sama dengan rumah pada umumnya, yaitu ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar tidur, dan kamar mandi. Hanya, ruang-ruang umum berada di volume yang besar, sementara ruang pribadi, seperti kamar-kamar tidur dan kamar-kamar mandi ditempatkan di volume lebih kecil.
"Rumah di dalam rumah" tentu memiliki ukuran yang lebih kecil dan plafon lebih rendah. Maka itu, lebih mudah membuatnya tetap hangat. Jadi, pembuatan "rumah di dalam rumah" tidak hanya untuk kebutuhan estetika semata.